Portal Jateng

Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan

Portal Indonesia
×

Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini

 

PURWOREJO — Empat kandidat Ketua PC IPNU dan dua kandidat Ketua PC IPPNU Kabupaten Purworejo Masa Khidmat 2026–2028 beradu gagasan dalam Debat Kandidat yang digelar di Kantor PCNU Kabupaten Purworejo, Sabtu (12/9/2026).

Debat tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Konferensi Cabang (Konfercab) XVIII IPNU dan XVII IPPNU Kabupaten Purworejo. Mengusung tema “Nawasena Karsa Digdaya”, forum ini menjadi ruang bagi para kandidat untuk menyampaikan visi, misi, serta strategi dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi, termasuk perkembangan teknologi, kaderisasi, dan bonus demografi.

Ketua PC IPNU Purworejo, An’im Falahuddin, mengatakan debat kandidat bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi menjadi momentum untuk menguji kapasitas, integritas, serta kualitas gagasan masing-masing calon pemimpin.

«“Debat ini menjadi ruang bagi peserta untuk melihat kapasitas, integritas, dan gagasan para kandidat. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu membawa IPNU-IPPNU Purworejo semakin adaptif, progresif, kolaboratif, dan berdaya saing,” ujar An’im.»

Empat kandidat Ketua PC IPNU Purworejo yang mengikuti debat yakni Nur Rohman, Priyo Sugiatmojo, M. Bagus Fadloil, dan Geofany Aprilliansyah.

Sementara itu, dua kandidat Ketua PC IPPNU Purworejo yakni Nurfadlatul Mubarokah dan Desna Deviana.

Dalam debat tersebut, sejumlah isu strategis menjadi bahan pembahasan, di antaranya kaderisasi, digitalisasi organisasi, konsolidasi struktur, serta penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

An’im menambahkan, isu-isu tersebut dinilai penting karena kepemimpinan ke depan dituntut tidak hanya mampu menjaga keberlangsungan organisasi, tetapi juga menjawab perubahan zaman dan kebutuhan kader pelajar NU.

Sementara itu, Ketua PC IPPNU Purworejo, Deby Saktiani, menyampaikan bahwa para kandidat mengikuti debat melalui lima sesi. Tahapan tersebut meliputi penyampaian visi dan misi, pertanyaan dari panelis, debat antarkandidat, studi kasus terkait permasalahan organisasi, hingga penyampaian closing statement.

Baca Juga:
Ribuan Warga Semarakkan Jalan Sehat Hari Koperasi ke-79 di Purworejo, Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kemandirian Ekonomi

“Untuk menjaga kualitas dan objektivitas substansi debat, panitia menghadirkan panelis yang kompeten sesuai bidangnya,” kata Deby.

Panelis yang dihadirkan dalam debat tersebut yakni Lukman Hakim, SH., Abdul Azis, S.Pd., M. Hidayatullah, dan Isnaini Sholikhah, S.Sos.

Debat kandidat menjadi salah satu tahapan yang memberikan kesempatan kepada para calon pemimpin untuk menunjukkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan sekaligus merespons berbagai persoalan organisasi.

Deby berharap rangkaian Konfercab nantinya dapat menghasilkan pemimpin yang tidak hanya memiliki visi dan gagasan, tetapi juga mampu menerjemahkannya dalam kerja nyata untuk memperkuat kaderisasi serta menjawab tantangan masa depan pelajar NU di Kabupaten Purworejo.

“Harapannya, pemimpin yang terpilih mampu membawa organisasi menjadi lebih kuat, solid, dan mampu memberikan manfaat bagi kader serta masyarakat,” pungkas Deby. (Fzi)