Berita

DPR RI dan Kompolnas Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Kerusuhan dan Eksploitasi Anak

Redaksi
×

DPR RI dan Kompolnas Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Kerusuhan dan Eksploitasi Anak

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

JAKARTA  – Komisi III DPR RI dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan almarhum Bambang Setiawan meninggal dunia, sekaligus membongkar dugaan eksploitasi dan mobilisasi anak di bawah umur dalam kericuhan pasca-demo 27 Agustus 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku pengeroyokan terhadap Bambang Setiawan serta mengungkap adanya pihak yang diduga mengeksploitasi dan memobilisasi anak di bawah umur untuk terlibat dalam aksi kericuhan.

Ketua Harian Kompolnas, Arief Wicaksono Sudiutomo, menilai jajaran Polda Metro Jaya telah menjalankan tugas secara profesional dalam menangani rangkaian kasus tersebut.

“Dirreskrimum, Ditres PPA dan PPP Polda Metro Jaya, serta jajaran Bid Humas telah bekerja secara maksimal dan patut kita apresiasi kinerjanya,” ujar Arief.

Arief mengatakan, Kompolnas terus memantau perkembangan penanganan kasus yang terjadi setelah kerusuhan pada Agustus lalu. Menurutnya, aparat perlu mengungkap secara tuntas pihak-pihak yang berada di balik mobilisasi massa.

“Massa yang datang pada petang hingga malam tidak mempunyai tuntutan apa-apa, mereka hanya berniat membuat kerusuhan. Maka dari itu, pengungkapan adanya pihak yang mendanai dan memobilisasi massa sangat memuaskan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Polda Metro Jaya mengungkap pelaku pengeroyokan yang menyebabkan seorang warga Pejompongan, Jakarta Pusat, meninggal dunia.

“Kami juga apresiasi, Polda Metro Jaya juga mampu mengungkap adanya pihak-pihak yang dengan sengaja mengeksploitasi anak di bawah umur untuk melakukan kekerasan dengan iming-iming imbalan sejumlah uang,” kata Habiburokhman.

Politisi Partai Gerindra tersebut meminta kepolisian tidak berhenti pada penangkapan pelaku di lapangan. Menurutnya, pihak-pihak yang diduga menjadi penggerak dan memobilisasi massa, khususnya anak di bawah umur, perlu diusut secara menyeluruh.

Baca Juga:
Polda Metro Jaya Tantang Ketua BEM FH UBK Ungkap Identitas Polisi yang Diduga Beri Rp20 Juta

“Terutama kami juga dorong agar Polda Metro Jaya untuk terus mengusut pihak yang memobilisasi anak di bawah umur untuk melakukan kericuhan. Melibatkan anak itu hal yang sangat serius dan harus diungkap dalang di baliknya,” tegasnya.

Habiburokhman juga mendorong dilakukan penyelidikan secara menyeluruh dan mendalam untuk mengetahui motif serta pihak yang berada di balik pelibatan anak di bawah umur dalam aksi kericuhan.

“Kami mendukung upaya Polda Metro Jaya. Seluruh pihak yang bersalah harus diproses secara hukum tanpa tebang pilih,” pungkasnya.

(Junaedi)