MAMUJU – Upaya menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Idulfitri terus dipersiapkan secara matang oleh jajaran Polda Sulawesi Barat. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Marano 2026 yang dipimpin langsung Kapolda Sulbar, Adi Deriyan Jayamarta, di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar, Kamis (12/3/2026).
Apel tersebut mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai landasan dalam memastikan keamanan masyarakat selama arus mudik hingga arus balik Lebaran.
Sebanyak 1.098 personel disiapkan dalam operasi pengamanan tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari 471 personel Polri serta 627 personel dari berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Basarnas, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama momen hari raya.
Dalam kegiatan itu juga dilakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol kesiapan bersama dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolda Sulbar menegaskan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bagian dari upaya memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam mendukung operasi pengamanan.
“Apel ini bukan hanya untuk mengecek kesiapan personel maupun peralatan. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen bersama seluruh elemen bangsa dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” tegasnya.
Operasi Ketupat Marano 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus utama operasi adalah mengamankan puncak arus mudik dan arus balik yang telah dipetakan sebelumnya.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi memuncak pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, pemerintah juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur berbagai langkah strategis. Beberapa di antaranya meliputi penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way, contra flow, hingga sistem ganjil-genap.
Selain itu, kebijakan tersebut juga mencakup pembatasan operasional kendaraan angkutan barang serta penundaan sementara sejumlah proyek konstruksi di jalur utama agar tidak menghambat arus kendaraan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying, karena berdasarkan data dari Pertamina, stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG secara nasional masih dalam kondisi aman dan mencukupi selama periode Lebaran.
Di sisi lain, aparat keamanan bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan bagi masyarakat, seperti Pos Pengamanan (Pos PAM), Pos Pelayanan (Pos YAN), dan Pos Terpadu di sejumlah titik strategis.
Pos-pos tersebut akan menjadi pusat informasi, tempat istirahat pemudik, sekaligus titik layanan cepat apabila masyarakat membutuhkan bantuan.
Pengamanan juga diperkuat melalui patroli rutin di lokasi rawan gangguan keamanan, pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik, hingga penyediaan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian.
Sementara itu, mengantisipasi potensi cuaca ekstrem sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, tim tanggap bencana dari berbagai instansi juga telah disiagakan untuk menghadapi kemungkinan hujan lebat maupun kondisi darurat lainnya.
Polda Sulbar juga akan mengoptimalkan penyebaran informasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi publik, termasuk layanan darurat 110 yang siap menerima laporan maupun permintaan bantuan selama operasi berlangsung.
Menutup amanatnya, Kapolda Sulbar mengajak seluruh personel dan instansi terkait untuk terus menjaga kekompakan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Keberhasilan Operasi Ketupat tidak dapat dicapai sendiri. Dibutuhkan soliditas dan sinergitas dari semua pihak agar masyarakat dapat menjalani mudik dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan serta selamat merayakan Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam.











