Portal Jatim

Kapolsek Klojen Sambangi SMAN 4 Malang, Serap Aspirasi Siswa dan Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental

Redaksi
×

Kapolsek Klojen Sambangi SMAN 4 Malang, Serap Aspirasi Siswa dan Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Klojen Kompol Moch. Budiarto saat berdialog dengan pihak sekolah dan siswa dalam kunjungan ke SMAN 4 Kota Malang.

KOTA MALANG – Komitmen kepolisian dalam membina dan melindungi generasi muda terus diperkuat melalui pendekatan edukatif dan humanis. Salah satu langkah tersebut dilakukan Kapolsek Klojen, Kompol Moch. Budiarto, yang bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumbersari, Aiptu Wahyu Setiawan, melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke SMAN 4 Kota Malang, Selasa (8/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara dialogis tersebut dihadiri Kepala SMAN 4 Kota Malang Dr. Hari Wahjono, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Alfan Akbar Yusuf, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Salis Adha, serta perwakilan siswa kelas XI dan jajaran pengurus sekolah.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana kepada seluruh pejabat utama dan jajaran wilayah untuk secara rutin melakukan sambang ke sekolah-sekolah. Program tersebut bertujuan memperkuat komunikasi, menyerap aspirasi, serta memetakan berbagai dinamika yang berkembang di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kompol Budiarto berdiskusi langsung dengan pihak sekolah dan para siswa guna memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi serta tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini.

“Kegiatan sambang ini merupakan implementasi arahan Bapak Kapolresta Malang Kota, membangun komunikasi, mendengar aspirasi, sekaligus mengetahui kondisi riil. Sekolah menjadi salah satu prioritas karena di sinilah masa depan bangsa sedang dibentuk,” ujar Kompol Budiarto.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam mencegah munculnya berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang melibatkan kalangan pelajar.

Saat berdialog dengan siswa kelas XI, Kompol Budiarto memberikan perhatian khusus terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi merusak masa depan. Ia mengingatkan para pelajar agar menjauhi praktik perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga judi online yang saat ini semakin marak dan mengkhawatirkan.

Baca Juga:
Perkuat Kamseltibcarlantas, Polresta Malang Kota Latih Supeltas di Polsek Sukun

“Saya mengajak seluruh siswa menjadi agen kebaikan. Sampaikan kepada teman-teman agar menjauhi bullying, perkelahian, narkoba maupun judi online. Semua itu dapat merusak masa depan dan menghambat cita-cita yang diperjuangkan,” tegasnya.

Selain persoalan kenakalan remaja, Kapolsek Klojen juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mental di kalangan pelajar. Ia mengimbau siswa agar tidak memendam persoalan yang dihadapi dan berani mencari dukungan dari orang-orang terdekat.

Menurutnya, setiap siswa perlu memiliki tempat berbagi yang dapat dipercaya, baik kepada sahabat, orang tua, anggota keluarga, maupun guru, sehingga berbagai tekanan psikologis dapat diatasi sejak dini.

“Jika memiliki masalah, jangan dipendam sendiri. Carilah orang yang bisa dipercaya untuk diajak berdiskusi, baik sahabat, orang tua, keluarga maupun guru. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah stres, tekanan psikologis, maupun gangguan mental yang dapat memengaruhi proses belajar dan masa depan kalian,” pesannya.

Tak hanya menyampaikan pesan kepada para siswa, Kompol Budiarto juga mengajak para tenaga pendidik untuk semakin peka terhadap perkembangan perilaku peserta didik. Menurutnya, perubahan sikap yang tidak biasa kerap menjadi tanda awal adanya persoalan yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Sementara itu, Aiptu Wahyu Setiawan menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas akan terus membangun komunikasi aktif dengan pihak sekolah sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun persoalan sosial yang melibatkan remaja.

“Kami ingin memastikan sekolah menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang para pelajar. Sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian sangat penting untuk menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polri kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah pelajar tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pendidikan yang mendorong pembinaan karakter, pencegahan dini, serta penguatan mental generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.

Baca Juga:
Libur Imlek 2026 dan Jelang Ramadhan, Satlantas Polresta Malang Kota Siagakan 70 Personel