Portal Jatim

Panen Jagung Kuartal III di Balongbendo, Polri Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Redaksi
×

Panen Jagung Kuartal III di Balongbendo, Polri Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO  – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Di Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Polsek Balongbendo Polresta Sidoarjo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) menggelar panen jagung Kuartal III Tahun 2026 di lahan pertanian Desa Kedung Sukodani, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari dan menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada jagung sekaligus implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan sektor ketahanan pangan nasional.

Panen tersebut turut dihadiri Camat Balongbendo Ardi Anindita, S.STP., M., Danramil Balongbendo Kapten Inf. Hendro Sugiono, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Kusomo Adi Nugroho, S.E., perwakilan Dinas Pertanian, perwakilan RS Anwar Medica Balongbendo, Kepala Desa Kedung Sukodani Jumadi, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Kelompok Tani Among Karso 3, jajaran Polsek Balongbendo, serta Bhabinkamtibmas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan. Setelah itu, Kapolsek bersama Forkopimka, petani, PPL, dan Bhabinkamtibmas melakukan panen jagung secara simbolis di lahan pertanian Desa Kedung Sukodani.

Camat Balongbendo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras merawat tanaman hingga memasuki masa panen. Menurutnya, jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap produktivitas sektor pertanian di Kecamatan Balongbendo dapat terus ditingkatkan sehingga hasil panen semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi para petani.

Sementara itu, Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, kepolisian juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:
Polsek Taman Panen Jagung Serentak di Sepanjang, Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional

“Kami mendengar berbagai keluhan petani, khususnya terkait pengairan. Hal tersebut akan kami koordinasikan dengan instansi terkait agar dapat segera memperoleh solusi. Polri akan terus mendampingi petani mulai dari proses penanaman hingga hasil panen,” ujarnya.

Selain persoalan produksi, penyerapan hasil panen juga menjadi perhatian. Kapolsek menyampaikan bahwa hasil panen jagung petani akan didorong agar dapat terserap pasar, termasuk melalui Bulog maupun pabrik pakan ternak dengan memperhatikan standar kualitas dan kadar air jagung.

Ia menilai kegiatan panen tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus wujud dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus membudidayakan tanaman jagung serta memanfaatkan lahan pertanian secara optimal. Dengan kebersamaan, kita dapat memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Kusomo Adi Nugroho. Ia menilai pengembangan komoditas jagung merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Kusomo juga menyatakan kesiapan untuk membantu para petani apabila menghadapi kendala dalam kebutuhan produksi, termasuk terkait penyediaan bibit jagung, pupuk, maupun obat-obatan pertanian.

Sebagai bentuk penghargaan kepada para petani yang telah berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan, rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Forkopimka. Tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan petani.

Melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, produksi jagung di Kecamatan Balongbendo diharapkan terus mengalami peningkatan.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo, tetapi juga menjadi bagian dari langkah bersama menuju terwujudnya swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Baca Juga:
Kasdim 0402/OKI Dampingi Dudung Abdurachman Tinjau Lokasi Cetak Sawah Rakyat di Ogan Komering Ilir