YOGYAKARTA – Jamaah haji Kloter 7 Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah wajib setelah diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada Jumat (9/5/2026).
Selama berada di Madinah selama sembilan hari sejak keberangkatan dari Bandara YIA pada 30 April 2026, mayoritas jamaah juga berhasil menuntaskan salat arbain atau salat berjamaah 40 waktu tanpa terputus di Masjid Nabawi.
Ketua Kloter 7 YIA, Nur Hasanah Rahmawati, mengatakan tidak seluruh jamaah dapat menyelesaikan arbain secara penuh karena beberapa kendala.
“Ada yang tidak full karena sakit, mendampingi jamaah sakit, dan ada juga jamaah perempuan yang datang bulan,” ujar Nur Hasanah, Minggu (10/5/2026).
Ia menjelaskan, jamaah diberangkatkan menuju Makkah pada pukul 06.00 waktu Arab Saudi (WAS) untuk melanjutkan rangkaian ibadah umrah wajib.
Kloter 7 YIA terdiri dari sembilan rombongan, yakni KBIHU Aisyiyah 190 jamaah, KBIHU Multazam 64 jamaah, KBIHU Rindu Ka’bah 45 jamaah, KBIHU Hajar Aswad 43 jamaah, KBIHU Bina Umat empat jamaah, tujuh jamaah non-KBIHU, serta enam petugas kloter.
Ketua Rombongan 4, Tri Suyutiyanto, mengatakan jamaah sempat singgah di Bir Ali untuk mengambil miqat dan melaksanakan salat sunah umrah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
“Jamaah tiba di hotel sekitar pukul 12.30 WAS dan mulai diberangkatkan ke Masjidil Haram secara bergiliran pada malam hari,” kata Tri.
Rangkaian ibadah umrah dimulai dengan tawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran, dilanjutkan salat sunah di belakang Makam Ibrahim, meminum air zamzam, dan sai antara Bukit Safa dan Marwah.
Prosesi umrah diakhiri dengan tahalul atau pemotongan rambut sebagai tanda selesainya ibadah umrah.
Menurut Tri, seluruh rangkaian ibadah selesai sekitar pukul 03.00 WAS dan jamaah kembali ke hotel untuk beristirahat.
Pada malam berikutnya, petugas kembali mendampingi jamaah lanjut usia, pengguna kursi roda, dan jamaah risiko tinggi untuk menuntaskan ibadah umrah. “Jumlah jamaah kategori lansia, pengguna kursi roda, dan risiko tinggi sekitar 20 orang,” ujar dia. (Bams)











