Portal DIY

Lomba Memasak Sehat Dorong Konsumsi Pangan Lokal di Yogyakarta

Portal Indonesia
×

Lomba Memasak Sehat Dorong Konsumsi Pangan Lokal di Yogyakarta

Sebarkan artikel ini

 

YOGYAKARTA – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta sekaligus Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Darini, mengajak masyarakat kembali memanfaatkan pangan lokal. Ajakan itu disampaikan dalam Lomba Memasak Sehat di Kota Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema inovasi menu pengganti beras. Peserta lomba merupakan ibu-ibu dari wilayah Penembahan, Kemantren Kraton.

Darini mengatakan Yogyakarta memiliki banyak sumber pangan non-beras. Di antaranya kentang, telo, dan berbagai umbi-umbian.

“Pagi hari ini kita mengadakan lomba memasak dengan fokus utama pada bahan pengganti beras. Kita ingin menularkan kesadaran kepada masyarakat bahwa sumber pangan kita sangat banyak,” ujar Darini.

Menurutnya, masyarakat masih bergantung pada nasi. Pola pikir itu perlu diubah secara perlahan.

“Kita sering mendengar ungkapan bahwa kalau belum kena nasi, rasanya belum makan. Pola pikir inilah yang ingin kita geser,” katanya.

Ia menilai pangan lokal tidak kalah mengenyangkan. Selain itu, pangan lokal juga memiliki nilai gizi yang baik.

Darini juga mengajak masyarakat membiasakan pola makan sehat. Hal itu dinilai penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Saat ini penyakit sudah bermacam-macam jenisnya. Maka dari itu, mari kita bersama-sama menggalakkan gerakan makan sehat,” tegasnya.

Dalam lomba tersebut, para peserta mengolah berbagai bahan pangan lokal. Mereka membuat aneka menu kreatif berbahan dasar umbi-umbian dan tiwul modern.

Darini juga mencicipi hasil masakan peserta. Ia berharap gerakan diversifikasi pangan dapat terus berkembang di Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, meminta Pemerintah Kota Yogyakarta mendukung pertanian perkotaan.

Menurutnya, pertanian perkotaan penting untuk mendukung kedaulatan pangan. Ia juga mendorong pemerintah memfasilitasi masyarakat dengan teknologi pertanian yang tepat guna (bams)

Baca Juga:
Wakapolda DIY Cek Kesiapan Gerbang Tol Purwomartani Jelang Fungsional Arus Mudik