YOGYAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memperkuat aspek keselamatan, terutama dalam mengantisipasi cuaca ekstrem dan pengamanan di perlintasan sebidang.
Hal tersebut ditegaskan Menhub saat meninjau kesiapan pelayanan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Stasiun Yogyakarta, Kamis (1/1/2026).
Menhub minta peningkatan pelayanan harus dilakukan secara berkelanjutan. “Saya menekankan pentingnya antisipasi terhadap cuaca ekstrem serta penguatan keselamatan di perlintasan sebidang agar masa Nataru ini dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Dudy Purwagandhi di sela peninjauan fasilitas stasiun.
Meski memberikan catatan khusus pada aspek keselamatan, ia mengapresiasi kinerja KAI, khususnya Daop 6 Yogyakarta, yang mampu mengelola lonjakan volume penumpang dengan tetap menjaga standar kualitas pelayanan.
Dalam kunjungannya, Menhub didampingi Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin. Ia mengecek langsung berbagai titik layanan, mulai dari area ruang tunggu, pos kesehatan, hingga aksesibilitas untuk penumpang KA Jarak Jauh, KA Bandara, dan Commuterline.
Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan kesiapannya menjalankan instruksi Menhub. Ia menegaskan bahwa KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang tidak hanya nyaman, tetapi juga tepat waktu dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.
”Kami berterima kasih atas apresiasi Bapak Menteri. KAI akan terus berinovasi dan memastikan kebijakan pemerintah di sektor transportasi, terutama terkait keselamatan perjalanan, menjadi prioritas utama kami,” kata Bobby.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyatakan kunjungan Menhub menjadi suntikan motivasi bagi petugas di lapangan untuk menjaga performa layanan. Daop 6 berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan penumpang baik pada masa peak season maupun operasional sehari-hari.
Tinjauan ini diakhiri dengan pemantauan integrasi antarmoda, di mana Menhub sebelumnya juga menjajal KA Bandara dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menuju pusat kota. Ini untuk memastikan konektivitas transportasi di Yogyakarta berjalan andal. (bams)











