YOGYAKARTA — Paroki Kristus Raja Baciro ditetapkan sebagai Juara Umum Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) VII Kota Yogyakarta Tahun 2026 yang digelar di SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta, Sabtu (22/8/2026).
Paroki Baciro tampil dominan setelah meraih juara pertama pada sejumlah kategori, yakni Mazmur Anak, Mazmur Remaja, Mazmur Orang Muda Katolik (OMK), Paduan Suara Anak, dan Cerdas Cermat Rohani Remaja.
Pesparani VII Kota Yogyakarta diikuti tujuh paroki dengan mempertandingkan sembilan kategori. Selain Baciro, peserta berasal dari Paroki Bintaran, Brayat Minulya, Jetis, Kidul Loji, Kumetiran, dan Pugeran.
Ketua Panitia Pesparani VII Kota Yogyakarta, Veronika Tatik Tri Jatiningsih, mengatakan Pesparani tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, toleransi, dan kebinekaan.
“Penyelenggaraan Pesparani bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata umat untuk terus merawat toleransi dan kebinekaan di Kota Yogyakarta,” katanya.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengapresiasi penyelenggaraan Pesparani sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan umat Katolik dari berbagai paroki.
Ia mengingatkan peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menghayati nilai iman dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesparani VII mengusung tema “Berjalan Bersama dalam Sabda: Sehati, Sepikir, Sepujian”. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi momentum memperkuat solidaritas, toleransi, pelayanan, dan persaudaraan di Kota Yogyakarta (bams)











