PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menggelar job fair dengan 2.948 lowongan kerja dari 59 perusahaan sebagai upaya perluasan akses bagi masyarakat terhadap lapangan kerja sekaligus menekan
angka pengangguran dan pengendalian inflasi tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Convention Hall Putra Sang Fajar Menara Teratai Purwokerto selama 2 hari (3-4 Juni) mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB dibuka secara resmi oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Banyumas, Wahyu Dewanto menjelaskan bahwa dari total 59 perusahaan peserta, sebanyak 28 perusahaan hadir langsung (offline) dan 31 perusahaan lainnya mengikuti secara daring (online).
‘’Untuk jumlah formasi jabatan ada sebanyak 226, baik perusahaan yang mengikuti job fair secara offline dan online dapat diakses oleh pencari kerja pada sistem informasi ketenagakerjaan Banyumas (aplikasi simak kerja mas) yang terintegrasi dengan portal Banyumas PAS,’’ terangnya
Pada momen tersebut, Wahyu juga mengungkapkan, selama 3 tahun terakhir dalam pelaksanaan job fair telah berhasil menempatkan 1.031 orang pada tahun 2023, 946 orang pada tahun 2024 dan 1.579 orang
pada tahun 2025.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono juga mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, mengurangi kemiskinan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.
‘’Job fair bukan hanya sekadar ajang pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan, tetapi menjadi ruang kolaborasi untuk membangun SDM Banyumas yang unggul, siap kerja, dan mampu bersaing,’’ujarnya
Sadewo juga berujar, melalui sistem simak kerja mas yang sudah terintegrasi dengan portal Banyumas PAS, masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi lowongan pekerjaan secara cepat, transparan, dan luas jangkauannya.
‘’Target 4.000 pencari kerja yang hadir dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya harapan masyarakat
terhadap tersedianya lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan produktif,’’tegasnya
Sadewo berharap job fair hybrid tahun 2026 ini dapat menjadi jembatan yang mempertemukan potensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia industri, sehingga mampu mendorong terwujudnya Banyumas yang produktif, adil, dan sejahtera. (trs)











