Hukum dan KriminalPortal Jateng

Sadis! Perampok Bersenjata Sikat Rp233 Juta Milik Nenek Pedagang Melinjo di Kebumen

Portal Indonesia
×

Sadis! Perampok Bersenjata Sikat Rp233 Juta Milik Nenek Pedagang Melinjo di Kebumen

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

KEBUMEN – Aksi perampokan bersenjata yang menyasar seorang juragan melinjo menggemparkan warga Desa Kedaleman Kulon, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Seorang nenek bernama Maryam (68) harus mengalami malam penuh teror setelah komplotan perampok bersenjata tajam menguras uang tunai miliknya hingga Rp233 juta.

Peristiwa mencekam itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 01.30 WIB saat korban sedang tertidur lelap di rumahnya.

Menurut informasi yang dihimpun, Maryam terbangun setelah mendengar suara kendaraan berhenti di depan rumah. Namun nahas, ketika pintu dibuka untuk mengecek keadaan, dua pria tak dikenal langsung menerobos masuk.

Salah seorang pelaku tanpa basa-basi menodongkan pisau ke arah perut korban dan memaksa menyerahkan uang simpanannya. Dalam kondisi ketakutan, Maryam akhirnya menunjukkan kantong plastik hitam berisi uang tunai Rp108 juta yang disembunyikan di bawah timbangan.

Tak berhenti di situ, pelaku lainnya kembali mengancam korban dengan menempelkan senjata tajam ke lehernya.

Di bawah tekanan dan ancaman nyawa, korban terpaksa membuka lokasi penyimpanan uang lainnya sebesar Rp125 juta yang diselipkan di antara tumpukan karung plastik.

Total uang Rp233 juta hasil usaha melinjo milik korban pun raib digondol para pelaku dalam hitungan menit.

Usai menggasak seluruh uang, komplotan perampok langsung kabur menggunakan sepeda motor dan menghilang ke kegelapan malam.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga aksi tersebut dilakukan oleh empat orang yang berbagi peran secara rapi. Dua pelaku masuk ke rumah sebagai eksekutor, sementara dua lainnya berjaga di luar untuk memantau situasi sekaligus menyiapkan pelarian.

Yang membuat kasus ini semakin misterius, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kerusakan pada pintu maupun akses masuk rumah korban.

Fakta tersebut memunculkan dugaan bahwa para pelaku telah mengetahui kondisi rumah dan lokasi penyimpanan uang korban. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya pihak yang membocorkan informasi terkait aktivitas harian Maryam yang rutin berangkat berdagang ke Pasar Ambal setiap dini hari.

Baca Juga:
Ini Motif Suami Aniaya Istri dan Mertua di Kebumen hingga Tewas

Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu para pelaku dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap dalang di balik perampokan bernilai ratusan juta rupiah tersebut. (trs)