Portal Jateng

Pikap Ugal-ugalan Tabrak 2 Motor di Kedungwringin Banyumas, 1 Meninggal

Portal Indonesia
×

Pikap Ugal-ugalan Tabrak 2 Motor di Kedungwringin Banyumas, 1 Meninggal

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Pikap tabrak motor di depan Balai Desa Kedungwringin, Patikraja, Banyumas mengakibatkan seorang meninggal dunia (Portal Indonesia/Tris'n)

BANYUMAS – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Purwokerto–Patikraja, tepatnya di depan Balai Desa Kedungwringin, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Insiden yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut tabung oksigen dan dua sepeda motor ini menewaskan satu orang di lokasi kejadian.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial DA (42), warga Kedungwringin RT 06 RW 06. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Margono Soekarjo Purwokerto.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kecelakaan bermula saat mobil pikap bernomor polisi AA 8775 HC melaju kencang dari arah utara (Purwokerto). Seorang montir bengkel di sekitar lokasi, Ami, mengaku sempat mendengar suara pengereman keras sebelum tabrakan terjadi.

“Mobil dari arah utara melaju cepat, terdengar suara rem keras, lalu tiba-tiba sudah menabrak sepeda motor dari belakang sampai hancur,” ujar Ami.

Diduga, sebelum tabrakan fatal di depan balai desa, mobil tersebut juga sempat menyenggol pengendara lain beberapa meter sebelumnya.

Sopir pikap, Dani, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya tengah berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun, di saat bersamaan terdapat sepeda motor yang hendak berbelok ke kanan.

“Saya nyalip mobil, tapi di depan ada motor riting kanan. Saya sudah klakson lalu banting setir. Tapi dari arah berlawanan muncul motor lain, akhirnya terjadi benturan sampai mobil terguling,” katanya.

Mobil tersebut diketahui sedang mengangkut tabung oksigen dari Purwokerto menuju wilayah Notog.

Potongan CCTV saat kejadian

Pikap Melaju Tidak Stabil

Sementara itu, salah satu korban selamat, Eprilia, memberikan keterangan berbeda. Ia menyebut mobil sudah terlihat melaju tidak stabil atau ugal-ugalan dari kejauhan.

“Saya dari arah selatan mau kerja, lihat mobil itu sudah oleng. Saya menghindar ke kiri sampai masuk got, tapi tetap terserempet,” ungkapnya.

Baca Juga:
Bupati Banyumas Buka TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Sawangan Wetan

Akibat kejadian itu, Eprilia mengalami luka lebam di bagian kening dan nyeri di tubuh.

Dari laporan kepolisian, kronologi kejadian menyebutkan mobil Mitsubishi L300 tersebut awalnya melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang, lalu mencoba mendahului kendaraan lain. Saat bersamaan, ada sepeda motor yang hendak berbelok ke kanan di tengah jalan.

Pengemudi kemudian berusaha menghindar, namun dari arah berlawanan muncul dua sepeda motor, yakni Honda Beat dan Honda Scoopy. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

Akibat benturan keras, salah satu sepeda motor Honda Beat ringsek hingga tak berbentuk. Mobil pikap pun oleng dan akhirnya terguling di badan jalan.

Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur Purwokerto–Patikraja tersendat akibat proses evakuasi kendaraan dan korban.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. (trs)