SIDOARJO — PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sidoarjo terus memperkuat budaya keselamatan dengan menyelenggarakan Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi pegawai, petugas layanan teknik (Yantek), dan Tenaga Alih Daya (TAD). Langkah ini menjadi upaya nyata untuk memastikan setiap personel lapangan memiliki kemampuan pertolongan pertama saat menghadapi situasi gawat darurat, khususnya henti jantung.
Pelatihan tersebut memuat sejumlah materi krusial, mulai dari teknik resusitasi jantung paru (CPR), penggunaan Automated External Defibrillator (AED), hingga prosedur penanganan awal sebelum korban mendapatkan layanan medis profesional. Pengetahuan ini dianggap penting mengingat henti jantung membutuhkan tindakan cepat dalam rentang beberapa menit untuk meningkatkan peluang selamat.
Manager PLN UP3 Sidoarjo, Aulia Mahdi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek keselamatan di lingkungan kerja maupun pelayanan publik.
“BHD merupakan keterampilan dasar yang penting dimiliki siapa pun. Melalui pelatihan ini, kami berharap pegawai dan masyarakat dapat lebih sigap, tepat, dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi praktik langsung. Simulasi dipandu oleh Indra Dwi Bahtiar Putra, perawat IGD berpengalaman sejak 2016. Dalam sesi tersebut, peserta dilatih melakukan penilaian cepat kondisi korban, teknik kompresi dada yang benar, hingga koordinasi tim dalam melakukan CPR.
Selain memperkuat kesiapan internal, kegiatan ini juga menjadi kontribusi PLN dalam meningkatkan kapasitas pertolongan pertama di lingkungan masyarakat. Petugas yang sehari-hari berinteraksi dengan pelanggan dan bekerja di area publik dianggap memiliki peluang besar menjadi responden pertama ketika insiden terjadi.
Melalui pelatihan ini, PLN UP3 Sidoarjo berharap semakin banyak pekerja dan masyarakat yang memiliki keterampilan dasar penyelamatan. Harapannya, tingkat keberhasilan penanganan darurat jantung semakin tinggi, sekaligus menegaskan komitmen PLN dalam membangun budaya peduli keselamatan dan nyawa.











