Portal Jatim

Ratusan Pelanggar di Sidoarjo Terekam ETLE Handheld, 473 Pelanggaran Ditindak dalam Sehari

Redaksi
×

Ratusan Pelanggar di Sidoarjo Terekam ETLE Handheld, 473 Pelanggaran Ditindak dalam Sehari

Sebarkan artikel ini
Petugas Satlantas Polresta Sidoarjo melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan perangkat ETLE Handheld.

SIDOARJO – Ratusan pelanggar lalu lintas di Kabupaten Sidoarjo terjaring dalam operasi penindakan yang digelar Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo, Senin (27/4/2026).

Operasi tersebut memanfaatkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), termasuk perangkat ETLE Handheld yang dioperasikan secara mobile di sejumlah lokasi rawan pelanggaran maupun kecelakaan.

Dari hasil penindakan, total sebanyak 473 pelanggaran berhasil tercatat dalam satu hari operasi.

Rinciannya, 61 pelanggaran terekam melalui ETLE Mobile, kemudian 164 pelanggaran dari ETLE Statis Krian, 28 pelanggaran dari ETLE Statis Kletek, serta 220 pelanggaran melalui ETLE Handheld.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Dr. Christian Tobing melalui Kasatlantas AKP Yudhi Anugrah Putra menjelaskan, penggunaan ETLE Handheld menjadi bagian dari inovasi penegakan hukum berbasis teknologi yang mengutamakan transparansi dan akuntabilitas.

Menurutnya, sistem elektronik tersebut memungkinkan setiap pelanggaran terdokumentasi secara otomatis sehingga dapat mengurangi interaksi langsung antara petugas dengan pelanggar.

Selain sebagai langkah penindakan, operasi ini juga diarahkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas.

Dengan meningkatnya kepatuhan pengguna jalan, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Sidoarjo dapat ditekan demi keselamatan bersama.

Satlantas Polresta Sidoarjo menegaskan akan terus mengoptimalkan penegakan hukum berbasis teknologi guna meningkatkan disiplin masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.

Sementara itu, salah satu pelanggar bernama Budi Santoso (35) mengaku menerima sanksi yang diberikan. Ia menyebut kejadian tersebut menjadi pelajaran agar lebih tertib dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara ke depan.

Baca Juga:
Hanya Dapat Nasi Dua Bungkus, Warga Korban Banjir Kalianget Bertahan Tanpa Kepastian