Portal Jatim

Temuan Ulat di Menu MBG Probolinggo Disorot DPRD, Komisi IV Nilai Ancam Kesehatan Penerima Manfaat

Redaksi
×

Temuan Ulat di Menu MBG Probolinggo Disorot DPRD, Komisi IV Nilai Ancam Kesehatan Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo, Ning Ayu Nofita Rahmawati,

PROBOLINGGO – Temuan ulat pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Probolinggo memicu perhatian serius dari Komisi IV DPRD setempat. Kasus yang terjadi di SPPG Sogaan, Kecamatan Pakuniran, dan SPPG Sidodadi, Kecamatan Paiton, dinilai berpotensi membahayakan kesehatan penerima manfaat program.

Peristiwa yang mencuat pada Selasa (3/3/2026) itu juga memantik kritik dari sejumlah aktivis di Probolinggo. Mereka mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi bahan makanan hingga standar kebersihan dapur penyedia MBG.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo, Ning Ayu Nofita Rahmawati, menyampaikan keprihatinannya saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada hari yang sama. Ia menegaskan bahwa temuan tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan ringan.

Menurutnya, apabila benar terdapat ulat dalam menu MBG di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, serta Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, maka kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerima manfaat.

“Kami sangat prihatin. Peristiwa ini sangat serius karena menyangkut keselamatan penerima manfaat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo akan mengambil langkah koordinatif dengan berbagai pihak terkait guna memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mendorong Satuan Tugas MBG Kabupaten Probolinggo untuk melakukan tindak lanjut secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program, khususnya pada aspek higienitas, pengendalian mutu (quality control), serta pengawasan di lapangan.

Langkah evaluasi tersebut diharapkan mampu memperkuat standar keamanan pangan dalam program MBG sehingga tujuan utama pemenuhan gizi masyarakat tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan.

Baca Juga:
Menu MBG Kembali Tercemar Ulat, Kepala SPPG Sogaan Terancam Dievaluasi Internal