SLEMAN – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, meluncurkan program Satu Taskin (Sinergi Aksi untuk Pengentasan Kemiskinan) yang digagas Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Kapanewon Ngemplak, Sleman, DIY.
Peluncuran dilakukan di Kantor Kapanewon Ngemplak dan dihadiri unsur Forkompim kapanewon serta tokoh masyarakat setempat.
Program Satu Taskin dirancang sebagai inisiatif kolaboratif yang menjembatani pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam upaya percepatan penurunan angka kemiskinan. Melalui sinergi sumber daya dan pendanaan, kontribusi masing-masing pihak diharapkan lebih terarah dan efektif.
Danang mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam inisiasi program tersebut. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di wilayah Ngemplak.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan melalui program Satu Taskin. Terima kasih kepada seluruh lintas sektor yang telah terlibat,” ujarnya.
Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman, disertai penyerahan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Pelaksana Tugas Panewu Ngemplak, Tri Akhmeriyadi, menyebutkan total anggaran program Satu Taskin tahun 2026 mencapai Rp 287 juta. Anggaran tersebut dialokasikan untuk bantuan rehabilitasi rumah dan jambanisasi sebanyak 10 unit, bantuan sosial paket sembako bagi 15 orang setiap bulan, serta pelatihan pemberdayaan ekonomi bagi 20 keluarga miskin.
Program ini turut didukung sejumlah pihak, di antaranya BAZNAS Sleman, BMT Mitra Usaha Umat, Bank Sleman Syariah, Bank Sleman, Rumah Zakat, pelaku usaha lokal, serta ASN dan pamong kalurahan se-Kapanewon Ngemplak.
Selain itu, dukungan juga datang dari Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat serta Lazis UNISIA Badan Wakaf UII Yogyakarta melalui komitmen sinergi pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, program Satu Taskin diharapkan mampu menjadi model percepatan penanggulangan kemiskinan berbasis sinergi di tingkat kapanewon. (Brd)











