Hukum dan KriminalPortal Jateng

Warga Gagalkan Percobaan Perampokan Mobil di Cindaga Banyumas, Pelaku Kabur Tinggalkan Kendaraan

Portal Indonesia
×

Warga Gagalkan Percobaan Perampokan Mobil di Cindaga Banyumas, Pelaku Kabur Tinggalkan Kendaraan

Sebarkan artikel ini

 

KEBASEN — Warga Dusun Poncot, Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, menggagalkan upaya pencurian mobil dalam aksi perampokan yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 02.45 WIB.

Meski pelaku berhasil melarikan diri, kendaraan milik korban yang sempat hendak dibawa kabur ditemukan ditinggalkan di tepi sungai wilayah setempat.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat korban berinisial SY (45) mendengar suara mencurigakan dari arah belakang rumahnya. Korban semula mengira suara tersebut berasal dari hewan.

Namun, tidak lama kemudian, tiga pria bermasker yang membawa senjata tajam jenis golok masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang. Pelaku kemudian menyekap korban dengan mengikat tangan dan kaki serta melakban mulutnya.

Istri korban juga sempat diikat. Namun, pelaku melepaskan ikatan tersebut setelah anak pasangan itu terus menangis.

Selain menyekap korban, pelaku mengambil uang tunai sekitar Rp300.000 dari dalam laci meja. Mereka kemudian berusaha membawa kabur mobil Datsun bernomor polisi B 2740 UKN milik korban.

Digagalkan Warga

Upaya membawa kabur mobil tersebut gagal setelah warga mengetahui kejadian dan melakukan pengejaran. Diduga panik karena diteriaki dan dikejar warga, pelaku meninggalkan kendaraan di area Depo Pasir Cindaga, tepat di tepi sungai.

Para pelaku selanjutnya melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasatreskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan, mengatakan pihaknya telah menurunkan Tim Resmob untuk melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), terutama pada jam-jam rawan menjelang subuh.

Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan terakhir, tercatat beberapa kasus perampokan terjadi di wilayah Banyumas, di antaranya di Desa Limpakuwus dan Desa Karangsari. (trs)

Baca Juga:
Margasana Dicanangkan sebagai Desa Tani Kreatif