PROBOLINGGO – Dukungan dan apresiasi mengalir deras kepada Polres Probolinggo setelah aparat berhasil mengungkap kasus pencurian koper milik wisatawan asal Thailand di kawasan Gunung Bromo.
Halaman Mapolres dipenuhi puluhan karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat dan pelaku industri pariwisata. Ucapan terima kasih serta dukungan atas respons cepat dan langkah tegas kepolisian menjadi pesan utama yang tertulis dalam rangkaian bunga tersebut.
Kasus ini sebelumnya sempat menjadi perhatian karena melibatkan wisatawan mancanegara. Namun, gerak cepat jajaran Polda Jawa Timur melalui Polres Probolinggo berhasil mengamankan komplotan pelaku dalam waktu relatif singkat.
Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi. Ia menilai keberhasilan pengungkapan kasus tersebut berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap keamanan destinasi wisata di wilayahnya.
Menurut Heri, tindakan tegas aparat tidak hanya menyelesaikan persoalan hukum, tetapi juga menjaga reputasi pariwisata Probolinggo, khususnya Bromo yang menjadi ikon wisata nasional dan internasional.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Probolinggo yang telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian. Langkah tegas ini sangat penting bagi citra pariwisata kita,” ujar Heri, Selasa (24/2/2026).
Ia berharap pengungkapan ini menjadi titik balik untuk memulihkan kondisi psikologis wisatawan serta pelaku usaha wisata yang sempat terdampak isu keamanan. Koordinasi lintas sektor, lanjutnya, akan terus diperkuat demi menciptakan suasana wisata yang aman dan nyaman.
“Semoga Bromo segera pulih dan dijauhkan dari hal-hal negatif. Harapan kami, kawasan Bromo ke depan bisa menjadi lebih baik lagi dalam segala aspek,” tambahnya.
Meski para pelaku telah diamankan, Disporapar tetap mengingatkan wisatawan dan penyedia jasa wisata agar tidak lengah. Kewaspadaan dinilai tetap penting mengingat potensi tindak kejahatan dapat terjadi kapan saja.
“Kami meminta semua pihak tetap selalu waspada, karena kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja,” pungkas Heri.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa keamanan destinasi wisata menjadi prioritas bersama, demi menjaga kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap Bromo sebagai salah satu tujuan unggulan di Jawa Timur.











