YOGYAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, melakukan kunjungan kerja ke wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, Rabu (4/3/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan total operasional Angkutan Lebaran 2026.
Kedatangan Menko Polkam di Stasiun Yogyakarta disambut langsung Direktur Operasi KAI, Awan Hermawan, beserta jajaran manajemen Daop 6. Dalam tinjauannya, Djamari mengecek berbagai fasilitas pelayanan, mulai dari area penumpang hingga fasilitas kesehatan stasiun guna mengantisipasi lonjakan pemudik.
Prioritaskan Keselamatan dan Kondisi Petugas
Dalam arahannya, Menko Polkam menegaskan bahwa keselamatan perjalanan adalah harga mati yang tidak boleh ditawar selama masa Angkutan Lebaran. Ia secara khusus menyoroti pentingnya penerapan manajemen kelelahan (fatigue management) bagi seluruh petugas operasional guna mengantisipasi penurunan fokus akibat tingginya intensitas kerja di lapangan.
”Aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama. Saya mengingatkan pentingnya pengelolaan manajemen kelelahan bagi seluruh petugas operasional agar pelayanan tetap optimal, aman, dan andal di tengah peningkatan intensitas perjalanan,” ujar Djamari di sela kunjungannya.
Selain melakukan pengecekan teknis, Menko Polkam juga menyempatkan diri berdialog dengan para calon penumpang untuk menyerap aspirasi terkait kenyamanan layanan kereta api saat ini.
Kesiapan Sarana dan Prasarana Daop 6
Direktur Operasi KAI, Awan Hermawan, menyatakan bahwa seluruh jajaran KAI, khususnya di wilayah Daop 6, telah melakukan persiapan menyeluruh. Pemeriksaan intensif terhadap sarana (kereta) dan prasarana (jalur dan stasiun) terus dilakukan secara berkala.
”Kami berkomitmen memastikan Angkutan Lebaran 2026 berjalan selamat, aman, dan lancar. Manajemen kelelahan juga kami terapkan secara ketat agar personel tetap prima selama masa posko,” tegas Awan.
EVP Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, juga memaparkan detail kesiapan operasional di wilayahnya, termasuk penguatan koordinasi lintas instansi untuk memitigasi titik-titik kepadatan tinggi.
Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menambahkan bahwa selain kesiapan internal, pihaknya kini gencar melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, terutama di perlintasan sebidang.
”Kami secara aktif menginformasikan kesiapan operasional dan upaya pengamanan sebagai bentuk transparansi. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan selama masa Angkutan Lebaran nanti,” jelas Feni.
Melalui langkah-langkah strategis ini, KAI Daop 6 Yogyakarta optimistis dapat melayani arus mudik dan balik tahun 2026 dengan mengedepankan keselamatan serta ketepatan waktu (bams)











