PROBOLINGGO – Keluhan warga terkait minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kecamatan Krejengan mendapat tanggapan positif dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo.
Aduan masyarakat mengenai kondisi gelap di sepanjang ruas jalan dari utara SMP Krejengan hingga Kantor Desa Sentong langsung ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo bahkan telah melakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi di lokasi tersebut. Berdasarkan hasil peninjauan itu, pemasangan tiang PJU direncanakan masuk dalam program pembangunan tahun 2026.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo, Taufik, membenarkan bahwa laporan masyarakat telah diterima dan segera diproses oleh pihaknya.
“Informasi yang disampaikan masyarakat terkait penerangan jalan di wilayah Krejengan sudah kami tindak lanjuti. Kami mengupayakan agar pembangunan PJU di jalan tersebut bisa masuk dalam kerangka program pembangunan tahun 2026,” jelas Taufik, Jumat (13/3/2026).
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan masukan apabila menemukan kondisi PJU yang kurang optimal di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting agar pemerintah daerah dapat memaksimalkan pengelolaan serta operasional sarana penerangan jalan yang telah dibangun.
“Jika masyarakat melihat kondisi PJU yang kurang maksimal, kami berharap dapat disampaikan melalui kanal pengaduan yang tersedia di Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Dengan begitu, kami bisa segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar fasilitas tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, aktivis muda asal Desa Krejengan, Noval Yulianto, menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo.
Ia menilai langkah tersebut menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya terkait keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Alhamdulillah, kondisi jalan di wilayah Krejengan mulai dibenahi. Untuk penerangan jalan juga sudah ada respons positif dari pemerintah, sehingga ada kepastian bahwa pemasangan PJU akan dilakukan pada tahun 2026,” ujar Noval.
Noval juga menegaskan bahwa masyarakat akan terus menyuarakan aspirasi yang berkaitan dengan kepentingan publik.
“Kami akan terus bersuara jika menyangkut kemaslahatan masyarakat. Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Probolinggo tidak anti terhadap kritik, karena kritik adalah bagian dari upaya bersama untuk menciptakan perubahan yang lebih baik,” pungkasnya.











