Portal DIY

Siaga Lebaran, PKU Yogya Kerahkan Layanan Non-Stop di Jantung Kota

Portal Indonesia
×

Siaga Lebaran, PKU Yogya Kerahkan Layanan Non-Stop di Jantung Kota

Sebarkan artikel ini
Kesiapan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dalam pelayanan kesehatan menjelang Lebaran 2026 (Portal Indonesia/Bambang S)

YOGYAKARTA – Mengantisipasi lonjakan kasus trauma kepala akibat kecelakaan lalu lintas dan luka bakar petasan pada malam takbiran, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta memperketat alur penanganan darurat menjelang Lebaran 2026.

Demikian disampaikan Direktur Pelayanan Medik RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dr Safiqulatif Abdillah kepada pers di rumah sakit setempat, Jumat (13/3/2026). Tampak hadir dan memberikan penjelasan antara lain Direktur Umum dan Keuangan Ahmad Mukhlis, SE, MARS, dan Direktur SDI dan AIK H. Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi.

Menurut dr Safiq, fokus utama pada pelayanan masa lebaran biasanya penanganan kasus spesifik yang kerap melonjak saat malam takbiran dan hari raya, seperti trauma kepala akibat kecelakaan lalu lintas dan luka bakar akibat petasan. “Pengalaman tahun lalu, kasus yang mendominasi adalah trauma laka dan luka bakar mercon,” ungkapnya.

Pihaknya juga telah menyiagakan tim bedah saraf dan fasilitas operasi untuk merespons cepat kasus-kasus tersebut. “Lebih dari 20 ventilator telah disiagakan untuk merespons cepat setiap kasus kegawatdaruratan yang masuk ke pusat kota,” sebut dr Safiq.

Jelang arus mudik lebaran kali ini, RS PKU Muhammadiyah yang terletak di pusat Kota Yogyakarta tersebut menyatakan kesiapan penuh sebagai benteng layanan kesehatan.  Melalui koordinasi jajaran direksi, rumah sakit memastikan seluruh layanan medik, penunjang, hingga gizi dan farmasi tetap beroperasi tanpa libur.

​Sementara itu Manajer Pelayanan Medik, dr Muhammad menyampaikan dokter spesialis jantung juga disiagakan secara intensif  menangani kasus kegawatdaruratan,  seperti serangan jantung dan asam lambung yang sering kambuh saat pola makan berubah di hari raya.

​Meski fase libur Lebaran ditetapkan pada 19–23 Maret 2026, RS PKU Yogyakarta memastikan tidak ada kata libur untuk layanan krusial.

​UGD & Kamar Operasi: Siaga 24 jam dengan pemisahan alur True Emergency dan Non-Emergency.

Baca Juga:
Daop 6 Yogyakarta Kecam Dua Aksi Terobos Perlintasan

​Fasilitas Intensif: Tersedia lebih dari 20 ventilator di ruang ICU dan ICVU untuk mengantisipasi rujukan.

​Layanan Cuci Darah (Hemodialisa): Tetap melayani pasien rutin maupun darurat.

​BPJS Kesehatan: RS PKU tetap melayani pasien BPJS sesuai prosedur yang berlaku, terutama untuk kasus emergency.

​Inovasi Gizi, Farmasi dan penunjang 24 jam

​Sektor penunjang yang dipimpin oleh Manajer Penunjang Medis memastikan layanan diagnosa seperti Laboratorium dan Radiologi (termasuk pemeriksaan jaringan) tetap buka 24 jam.

​Keunggulan unik tahun ini adalah akses konsultasi via WhatsApp. “Unit Gizi dan Farmasi tersedia 24 jam. Pemudik bisa bertanya apakah obat tertentu menyebabkan kantuk saat menyetir, atau meminta rekomendasi menu kuliner Yogya yang aman dari kolesterol kepada tim ahli gizi kami,” jelas dr Safiq.

​Fasilitas Jemputan Gratis

​Sebagai bentuk pelayanan prima, RS PKU Yogyakarta menyediakan layanan jemput gratis (815) bagi pasien darurat serta layanan antar-pulang pasca rawat inap. Hal ini memudahkan pasien traveling atau wisatawan dari luar kota yang mengalami kendala kesehatan di titik-titik krusial pusat kota.

​Bersamamu Yogyakarta Mudik Aman, Lebaran Nyaman. “Kami berkolaborasi dengan pemerintah dan dinas kesehatan untuk memastikan RS PKU menjadi mitra aman bagi warga maupun wisatawan,” pungkasnya (bams)