Portal DIY

GL Zoo Yogyakarta Jadi Kebun Binatang Modern Berstandar Global

Portal Indonesia
×

GL Zoo Yogyakarta Jadi Kebun Binatang Modern Berstandar Global

Sebarkan artikel ini

 

YOGYAKARTA – Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta  semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga konservasi terdepan di Indonesia.

Kebun binatang kebanggaan warga Yogyakarta dan sekitarnya ini selain menjadi kebun binatang terbaik, dengan meraih akreditasi mutu A (sangat baik) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sekaligus memperoleh sertifikasi kesejahteraan satwa tingkat internasional.

“Capaian tersebut merupakan bukti komitmen dalam membangun kebun binatang modern yang berstandar global,” ujar Direktur Utama GL Zoo, KMT A. Tirtodiprojo (Joko) di sela memantau kunjungan wisatawan di momen Lebaran di GL Zoo, Minggu (22/3/2026).

Gl Zoo berlandaskan visi untuk merawat dengan etika dan menjaga kesejahteraan satwa sebagai kewajiban dasar. “Kami juga terus menjalankan fungsi edukasi, riset, serta program breeding terkontrol demi menjaga kemurnian genetik satwa,” jelasnya

Ia sebutkan penilaian akreditasi KLHK dilakukan berdasarkan pedoman penilaian lembaga konservasi yang mencakup tujuh komponen utama. Meliputi administrasi, pengelolaan satwa, kesehatan satwa, fasilitas pengunjung, konservasi, sumber daya manusia, hingga keberlanjutan (sustainability).

Hasilnya, GL Zoo meraih skor 84,47 atau predikat Mutu A yang berlaku selama lima tahun ke depan. Nilai tersebut merupakan standar tertinggi dalam pengelolaan kebun binatang di Indonesia saat ini.

Tidak hanya di tingkat nasional, GL Zoo juga meraih Certification of Animal Welfare dari Southeast Asian Zoos and Aquariums Association. Penghargaan itu diserahkan pada konferensi SEAZA ke-33 di Singapura, bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-72 GL Zoo pada November 2025 lalu.

Sertifikasi tersebut, kata Joko, diberikan setelah tim komite etik SEAZA menilai ketat melalui kunjungan langsung, termasuk meninjau perbaikan kandang, program pengayaan satwa (enrichment), hingga peningkatan kapasitas tenaga medis dan perawat satwa berdasarkan prinsip Five Domains.

Baca Juga:
Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta: Pentingnya Deteksi Dini dan Validasi Emosi Anak

Bagi Joko akreditasi dan sertifikasi internasional tersebut menjadi pengingat agar pengelolaan kebun binatang yang dikelolanya selalu mengutamakan kesejahteraan satwa. Sertifikat dari SEAZA itu berlaku hingga 18 November 2030.

“Penghargaan ini bukan akhir dari prestasi, tetapi menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan standar perawatan satwa demi kelestarian alam,” tandasnya (bams)