SIDOARJO – Polresta Sidoarjo menggelar Apel Sabuk Kamtibmas yang dipimpin langsung Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing, Kamis (30/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah.
Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Ia menekankan bahwa keamanan bukan semata tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan hasil kolaborasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata komitmen dalam membangun sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Kapolresta juga menyoroti pentingnya peran program berbasis kampung dalam memperkuat persatuan sosial, mencegah potensi konflik, serta menjaga stabilitas daerah.
Ia mengajak masyarakat untuk berperan sebagai “agen pendingin” dengan menjaga persatuan, menangkal provokasi, serta mengelola potensi ancaman menjadi kekuatan bersama.
Selain itu, apresiasi disampaikan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai lembaga yang selama ini berkontribusi menjaga kondusivitas wilayah Sidoarjo.
Kapolresta turut mengajak seluruh pihak untuk terus mempererat kolaborasi, terutama dalam menghadapi agenda penting ke depan seperti peringatan May Day dan pemilihan kepala desa.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap dinamika situasi, baik nasional maupun internasional, yang berpotensi memengaruhi stabilitas daerah.
Ia menegaskan bahwa gangguan keamanan akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Jika stabilitas keamanan terganggu, maka pertumbuhan ekonomi juga akan terhambat. Karena itu, mari kita rapatkan barisan dan perkuat komitmen bersama,” tegasnya.
Usai apel, Kombes Pol. Christian Tobing kembali menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara seluruh elemen masyarakat dengan jajaran Polresta Sidoarjo.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks serta terus menjaga kebersamaan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, keberadaan elemen Sabuk Kamtibmas diharapkan mampu membantu tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang May Day dan pemilihan kepala desa.
Selain itu, mereka diharapkan menjadi pelopor dalam meredam potensi konflik serta berperan aktif sebagai perpanjangan tangan Polri dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.











