PROBOLINGGO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi bantuan bagi masyarakat kini menjadi sorotan di Kabupaten Probolinggo. Sejumlah wali murid di Desa Krobungan, Kecamatan Krucil, mengeluhkan adanya dugaan pungutan biaya tambahan sebesar Rp1.000 per porsi atau ompreng, Jumat (24/4/2026).
Berdasarkan hasil investigasi lapangan, pungutan tersebut diduga berkaitan dengan proses distribusi makanan dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Desa Mojolegi, Kecamatan Gading.
Menurut keterangan sejumlah wali murid, biaya tersebut disebut sebagai pengganti ongkos kirim makanan menuju sekolah penerima manfaat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, armada mobil dari Dapur MBG Mojolegi hanya mengantar pasokan makanan sampai pada titik tertentu di Desa Krobungan.
Setelah sampai di lokasi transit, makanan kemudian dipindahkan ke kendaraan lain untuk diteruskan menuju sekolah-sekolah tujuan.
Proses estafet pengiriman inilah yang diduga menjadi celah munculnya pungutan tambahan kepada wali murid.
Mereka mengaku diminta iuran sebesar Rp1.000 untuk setiap ompreng guna membayar jasa kendaraan operan tersebut.
“Hal ini sudah berjalan cukup lama. Kami selaku wali murid merasa keberatan karena program ini seharusnya gratis sepenuhnya sampai ke tangan siswa,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Temuan ini memunculkan pertanyaan terkait alokasi anggaran distribusi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Masyarakat berharap pihak terkait, baik dari Dinas Pendidikan maupun koordinator Program MBG Kabupaten Probolinggo, segera turun tangan melakukan evaluasi agar tidak ada pihak yang memanfaatkan program nasional tersebut untuk kepentingan pribadi.
Warga menilai program yang bertujuan membantu pemenuhan gizi anak sekolah tidak semestinya dibebani biaya tambahan yang justru memberatkan wali murid.
Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya melakukan klarifikasi kepada pihak pengelola SPPG Mojolegi. Namun, sampai saat ini belum ada tanggapan maupun respons melalui pesan WhatsApp.











