Portal Jatim

Lolos dari Maut, Lansia di Situbondo Selamat Setelah Rumahnya Ambruk di Depan Mata

Redaksi
×

Lolos dari Maut, Lansia di Situbondo Selamat Setelah Rumahnya Ambruk di Depan Mata

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO – Nasib baik masih berpihak kepada Sawami (80), seorang lansia yang tinggal seorang diri di Dusun Gudang, Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Perempuan lanjut usia itu berhasil lolos dari maut setelah rumah yang ditempatinya ambruk total pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Rumah permanen berukuran sekitar 7 x 4 meter tersebut runtuh hingga rata dengan tanah. Saat kejadian, Sawami diketahui masih berada di dalam bangunan.

Menurut informasi yang dihimpun, sebelum rumah roboh terdengar suara retakan keras dari bagian tembok. Kondisi bangunan yang sudah lapuk dan rapuh diduga menjadi penyebab utama runtuhnya rumah tersebut.

Menyadari adanya tanda-tanda bahaya, Sawami segera bergegas keluar. Keputusan cepat itu menyelamatkan nyawanya. Tak lama setelah berhasil mencapai area aman, seluruh bangunan rumah ambruk seketika.

“Pada saat kejadian pemilik rumah berada di dalam rumah. Ketika bangunan mulai ambruk, korban langsung keluar untuk menyelamatkan diri. Tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa,” demikian keterangan dalam laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Situbondo.

Laporan kejadian pertama kali diterima BPBD Situbondo dari Ketua RT setempat pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) langsung menuju lokasi guna melakukan asesmen dan penanganan.

Hasil kaji cepat di lapangan menunjukkan rumah milik Sawami mengalami kerusakan total. Kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Sejumlah unsur terlibat dalam proses penanganan pascakejadian, mulai dari BPBD Kabupaten Situbondo, aparat Kecamatan Jatibanteng, Polsek dan Koramil Jatibanteng, Tagana Dinas Sosial, Pemerintah Desa Sumberanyar hingga warga sekitar yang bergotong royong membantu korban.

Saat ini BPBD Kabupaten Situbondo tengah melakukan proses Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna). Selain itu, bantuan logistik darurat dan dukungan lainnya juga disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan Sawami yang kini kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.

Baca Juga:
Ramadhan Berkah, Polsek Suboh Tebar Ratusan Takjil Gratis untuk Pengendara