Portal Jateng

Jembatan Prompong -Ketenger Rampung, Akses Warga Baturraden Kembali Dibuka

Portal Indonesia
×

Jembatan Prompong -Ketenger Rampung, Akses Warga Baturraden Kembali Dibuka

Sebarkan artikel ini
Bupati Banyumas Sadewo didampingi Kepala DPU Banyumas Kresnawan Wahyu Kristoyo saat meninjau jembatan jalan Prompong -Ketenger, Senin (7/7)

BANYUMAS  – Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan pembangunan jembatan sekaligus pemulihan akses Jalan Prompong–Ketenger di Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, telah selesai dan siap digunakan masyarakat.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas Kresnawan Wahyu meninjau langsung hasil pekerjaan pada Senin (6/7/2026) untuk memastikan seluruh konstruksi telah memenuhi standar teknis sebelum jalur kembali dibuka.

“Ke depan tidak ada lagi jembatan-jembatan rusak yang membahayakan warga. Semua perbaikan ini kita lakukan secara bertahap namun pasti, karena tidak mungkin semuanya langsung selesai bersamaan,” ujar Sadewo.

Menurut dia, pemerintah daerah terus memprioritaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, terutama jembatan dan jalan yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Selain itu, Sadewo menyoroti masih adanya sejumlah titik penyeberangan sungai di Banyumas yang mengandalkan kapal tradisional. Ia menilai kondisi tersebut memiliki risiko tinggi, terutama saat debit sungai meningkat.

“Aktivitas penyeberangan kapal tradisional di beberapa lokasi yang berarus deras sangat berisiko tinggi, sehingga kehadiran jembatan permanen menjadi solusi mutlak yang harus diwujudkan,” katanya.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan Kepala DPU Banyumas Kresnawan Wahyu Kristoyo saat meninjau jembatan jalan Prompong -Ketenger, Senin (7/7)

Perbaikan akses Jalan Prompong–Ketenger merupakan tindak lanjut dari bencana longsor yang terjadi di kawasan Jembatan Wungu pada 23 Mei 2026. Setelah kejadian, pemerintah menutup sementara jalur tersebut untuk menjamin keselamatan pengguna jalan sekaligus melakukan kajian teknis.

Dalam proses pengerjaan, longsor susulan yang terjadi pada 3 Juni 2026 menyebabkan akses menuju permukiman warga ikut terdampak dan material longsoran menutup saluran drainase.

Kondisi itu membuat pemerintah melakukan penyesuaian metode pekerjaan, penambahan anggaran, serta perubahan jadwal penyelesaian.

Adapun pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pemasangan box culvert sepanjang 13 meter berukuran 200 x 200 sentimeter, pembangunan timbunan badan jalan sepanjang 29 meter dengan lebar 7 meter, pemasangan lapisan pondasi agregat kelas A dan B, hingga pelapisan aspal sepanjang 29 meter dengan lebar 5 meter.

Baca Juga:
Pengerukan Tanah Diduga Galian C di Semagung, Aparat Tutup Mata

Pekerjaan juga mencakup pembangunan bahu jalan beton, pembangunan talud di sisi kanan dan kiri jalan, serta perbaikan akses menuju permukiman warga yang sebelumnya terdampak longsor.

Pemerintah Kabupaten Banyumas menjadwalkan akses Jalan Prompong–Ketenger kembali dibuka mulai Selasa (7/7/2026) setelah seluruh pekerjaan dinyatakan memenuhi persyaratan teknis. Dengan beroperasinya kembali jalur tersebut, mobilitas masyarakat diharapkan kembali normal serta dapat mendukung aktivitas ekonomi warga di kawasan Baturraden. (trs)