WONOSOBO – Seorang bayi laki-laki di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik setelah diberi nama Muhammad MBG Subianto. Nama tersebut dipilih kedua orang tuanya sebagai ungkapan rasa syukur atas manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka rasakan secara langsung.
Bayi tersebut lahir di UPTD Puskesmas Sapuran pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 23.20 WIB, dengan berat badan 3,36 kilogram dan panjang badan 50 sentimeter.
Ibunda bayi, Yuharni (41), warga Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, mengatakan bahwa nama putranya telah disepakati bersama sang suami, Ambon Yassin.
Menurut Yuharni, nama Muhammad dipilih sebagai nama depan sesuai keinginan suaminya. Sementara itu, singkatan MBG disematkan sebagai bentuk penghormatan terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai telah membawa perubahan positif bagi kehidupan keluarganya.
Adapun nama Subianto dipilih sebagai apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang menggagas program tersebut.
“Kami memberi nama Muhammad MBG Subianto sebagai kenangan seumur hidup. Nama ini menjadi simbol rasa syukur dan terima kasih karena Program Makan Bergizi Gratis telah memberikan manfaat nyata bagi keluarga kami,” ujar Yuharni.
Program MBG Membuka Kesempatan Kerja
Yuharni mengungkapkan bahwa dirinya bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sejak 25 Agustus 2025 sebagai petugas pembersih ompreng atau wadah makanan.
Sebelumnya ia bekerja di sebuah pabrik kayu. Namun, pekerjaan di SPPG dinilai lebih nyaman karena lokasinya dekat dengan rumah sekaligus memberikan tambahan penghasilan yang membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bermanfaat bagi para penerima makanan bergizi, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar lokasi pelayanan.
Baru Mengetahui Hamil Saat Kandungan Berusia Tujuh Bulan
Di balik kisah pemberian nama yang unik, Yuharni juga memiliki pengalaman yang tidak biasa selama masa kehamilan.
Ia mengaku baru mengetahui dirinya tengah mengandung saat usia kehamilan memasuki tujuh bulan. Selama itu, ia tidak merasakan tanda-tanda kehamilan seperti yang umum dialami kebanyakan ibu hamil.
Meski demikian, Yuharni tetap menjalankan aktivitas bekerja hingga mendekati waktu persalinan.
Viral di Media Sosial
Nama Muhammad MBG Subianto kemudian ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Beragam respons pun bermunculan.
Sebagian warganet menilai nama tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas manfaat program pemerintah yang dirasakan langsung oleh keluarga.
Namun, ada pula yang berharap nama tersebut tidak menjadi beban bagi sang anak ketika dewasa nanti.
Menanggapi berbagai komentar tersebut, Yuharni mengaku memilih untuk menerima respons yang bersifat positif.
“Saya lebih memilih menanggapi komentar yang baik. Yang penting niat kami tulus sebagai bentuk rasa syukur,” katanya.
Di lingkungan tempat tinggalnya, nama tersebut justru disambut hangat. Anak-anak di sekitar rumah bahkan akrab memanggil sang bayi dengan sebutan “MBG” setiap kali mereka pulang mengaji.
Identitas Bayi
* Nama: Muhammad MBG Subianto
* Tempat lahir: UPTD Puskesmas Sapuran, Wonosobo
* Tanggal lahir: Jumat, 10 Juli 2026
* Waktu lahir: 23.20 WIB
* Orang tua: Ambon Yassin dan Yuharni
* Berat lahir: 3,36 kilogram
* Panjang lahir: 50 sentimeter
Kisah Muhammad MBG Subianto menjadi salah satu cerita unik yang menarik perhatian masyarakat.
Bagi keluarganya, nama tersebut bukan sekadar identitas, melainkan simbol rasa syukur atas kesempatan kerja dan perubahan ekonomi yang mereka rasakan melalui Program Makan Bergizi Gratis. (jok/trs)











