KOTA MALANG – Usulan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Malang untuk Tahun Anggaran 2026 mulai direalisasikan. Salah satu penerima manfaatnya adalah lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pendidikan nonformal yang berada di wilayah Kecamatan Klojen.
Anggota DPRD Kota Malang dari daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Klojen, Sony Rudiwiyanto, turut menyalurkan sejumlah perangkat teknologi untuk mendukung aktivitas kelembagaan. Bantuan tersebut berupa laptop, proyektor, dan printer yang diserahkan pada Selasa (21/07/2026).
Sony menjelaskan, Pokir merupakan salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk menampung aspirasi masyarakat. Usulan tersebut diajukan warga melalui proses perencanaan pembangunan dan diselaraskan dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Sebagai wakil rakyat, saya harus berupaya mewadahi apa yang menjadi permohonan dari warga ataupun konstituen,” ujar Sony.
Politisi PDI Perjuangan Kota Malang itu berharap perangkat yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi lembaga penerima. Selain menunjang kegiatan operasional, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar proses pendataan dan berbagai kebutuhan administrasi kelembagaan.
“Kami mendorong lembaga pendidikan PAUD dan pendidikan nonformal untuk bisa mengoptimalkan sarana yang telah diterima untuk seluruh kepentingan kelembagaan,” katanya.
Sony juga mengingatkan agar seluruh penerima bantuan menjaga dan merawat perangkat yang telah diterima. Menurutnya, pemeliharaan yang baik penting dilakukan agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat secara optimal.
Sementara itu, Ketua RW 02 Kelurahan Kidul Dalam, Samsul Efendi, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya usulan yang diajukan melalui program Pokir DPRD Kota Malang.
“Kami sangat mengapresiasi usulan kami bisa direalisasikan oleh Sam Sony. Saya sangat yakin laptop yang kami terima ini akan mampu menunjang kinerja dan sangat mempermudah dalam menginput data maupun keperluan administratif,” ungkap Samsul.
Ia berharap program Pokir dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain mendukung lembaga pendidikan, bantuan serupa diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sarana dan prasarana lingkungan di tingkat RT dan RW sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan terealisasinya bantuan perangkat teknologi tersebut, program Pokir diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat langsung untuk mendukung pelayanan dan aktivitas kelembagaan di tingkat masyarakat.











