Portal Jateng

Tribun VIP GOR Satria Roboh, Bupati Banyumas Hentikan Kejurnas Drift dan Pastikan Penanganan Korban

Portal Indonesia
×

Tribun VIP GOR Satria Roboh, Bupati Banyumas Hentikan Kejurnas Drift dan Pastikan Penanganan Korban

Sebarkan artikel ini

 

 

PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas bergerak cepat menyikapi insiden ambruknya tribun VIP pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri III Tahun 2026 di GOR Satria Purwokerto, Minggu (26/7/2026).

Demi mengutamakan keselamatan pengunjung sekaligus memberi ruang bagi proses investigasi, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memutuskan menghentikan sementara seluruh rangkaian kejuaraan.

Keputusan tersebut diambil sesaat setelah insiden terjadi. Bupati menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan kejadian serupa tidak boleh terulang.
“Setelah terjadi insiden ini, saya hentikan sementara. Mudah-mudahan hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Sadewo.

Selain menghentikan kegiatan, Sadewo meminta event organizer (EO) dan panitia penyelenggara bertanggung jawab penuh terhadap seluruh korban, termasuk memastikan seluruh kebutuhan pelayanan kesehatan terpenuhi.

“EO dan panitia harus bertanggung jawab penuh terhadap seluruh korban, termasuk penanganan medis,” tegasnya.

Usai meninjau lokasi kejadian, Bupati langsung mengunjungi sejumlah rumah sakit yang merawat korban, yakni RS Wijaya Kusuma (DKT), RS Elisabeth, RS Orthopaedi Purwokerto (RSOP), RS Geriatri, dan RSUD Banyumas. Dalam kunjungannya, ia berdialog dengan tenaga medis, korban, serta keluarga untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan seluruh penanganan medis bagi para korban berjalan optimal, sekaligus memberikan dukungan moral kepada korban dan keluarganya,” katanya.

Berdasarkan data sementara, insiden tersebut mengakibatkan 58 orang menjadi korban. Sebanyak 15 korban dirawat di RS DKT, 10 orang di RS Elisabeth, 24 orang di RS Orthopaedi Purwokerto, delapan orang di RS Geriatri, dan satu orang di RSUD Banyumas.

Sejumlah korban dilaporkan mengalami patah tulang serta berbagai cedera akibat runtuhnya konstruksi tribun.

Peristiwa ini terjadi saat tribun VIP masih dipenuhi penonton yang menyaksikan jalannya Kejurnas Drift. Video dan foto detik-detik ambruknya tribun pun dengan cepat beredar di media sosial, memperlihatkan kepanikan penonton serta proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas kepolisian, tenaga medis, relawan, dan panitia.

Baca Juga:
Prostitusi Anak Digerebek di Hotel Purwokerto, 3 Mucikari Diciduk Polisi

Hingga Minggu malam, penyebab pasti ambruknya tribun masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan kesehatan secara maksimal tanpa terkendala biaya maupun administrasi, sembari menunggu hasil investigasi resmi terkait penyebab insiden tersebut. (trs)