OlahragaPortal DIY

Kesebelasan Banteng Istimewa PDIP DIY Bertekad Raih Juara di Soekarno Cup 2026

Portal Indonesia
×

Kesebelasan Banteng Istimewa PDIP DIY Bertekad Raih Juara di Soekarno Cup 2026

Sebarkan artikel ini

 

SLEMAN – Dewan Pimpinan Daerah Pattai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi meluncurkan tim sepak bola bernama Banteng Istimewa Yogyakarta, di Kantor DPD PDIP DIY, Jl. Rakyat Tentara Mataram, Jetis Kota Yogyakarta, Sabtu, (1/8/ 2026) kemarin.

Peluncuran ini menjadi penanda kesiapan tim sepak bola besutan PDI Perjuangan DIY untuk berlaga di ajang Soekarno Cup 2026 yang akan digelar di Surabaya mulai tanggal 10-24 Agustus 2026.

Langkah ini menegaskan keseriusan PDIP dalam memasuki arena kompetisi olahraga melalui pendekatan profesional, sekaligus memperkuat pembinaan atlet muda dari akar rumput.

Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi, menegaskan bahwa keikutsertaan tim sepakbola Banteng Istimewa Yogyakarta di Soekarno Cup menjadi tanggung jawab penuh organisasi.

Nuryadi menceritakan proses panjang dibalik penetapan nama Banteng Istimewa.

“NlPemilihan nama Banteng Istimewa melalui proses diskusi. Awalnya sempat muncul nama Mataram Utama, tapi saya tidak berani karena belum izin Ngarsa Dalem, sampai kemudian disepakati Banteng Istimewa Yogyakarta. ” terang Nuryadi.

Ia menyadari status timnya mungkin dipandang underdog, tetapi Nuryadi meminta anak asuhnya untuk membuktikan kapasitas di lapangan dan berjuang habis-habisan selama 90 menit dan menjunjung sportifitas.

“Pertandingan 90 menit harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebelum wasit meniup peluit akhir, anak-anak tidak boleh patah semangat. Banteng istimewa Yogyakarta harus punya cerita, ciri, dan karakter unggul. Kita percuma menang kalau tidak sportif dan sportivitas,” tegas Nuryadi.

Sementara Manajer Tim Banteng Istimewa Yogyakarta, Wahyudi Kurniawan, menegaskan visi besar pembentukan skuad Banteng Istimewa Yogyakarta. Menurutnya tim ini membawa misi menyalakan kembali api perjuangan Bung Karno melalui filosofi “beri aku sepuluh pemuda maka akan kuguncang dunia”.

Baca Juga:
PDI-P DIY Serukan Penjagaan Demokrasi Lewat Panggung Rakyat

“Dengan segala keterbatasan, kita telah memulai mimpi. Dengan kegotong-royongan, kita bertekad menjadi juara dalam laga Soekarno Cup 2026,” ujar Wahyudi.

Wahyudi memaparkan komposisi tim yang terdiri dari 24 pemain terdaftar, dengan porsi terbesar pada pengembangan usia muda. Skuad tersebut dihuni oleh 19 pemain berusia di bawah 17 tahun, sisanya pemain U-17 tahun.

Wahyudi Kurniawan juga memberi laporan singkat terkait teknis. Menurutnya skuad Banteng Istimewa digembleng dengan strategi transisi cepat bertahan ke menyerang, high pressing, serta serangan balik tajam. Selain itu, persiapan teknis yang dilakukan adalah menyiapkan tim medis demi menekan risiko cedera selama kompetisi berlangsung.

“Terima kasih atas kepercayaannya kepada kami, serta dukungannya selama proses persiapan. Kita telah melakukan beberapa uji tanding, di Gunungkidul, Kota Yogyakarta, dan di Sleman,” ujarnya.

Acara peluncuran Banteng Istimewa Yogyakarta dipungkasi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada tim dari DPD PDI Perjuangan DIY serta secara simbolik peresmian dilakukan dengan penyerahan bola oleh Nuryadi didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Yan Kurnia Kustanto, dan Bendahara DPD PDI Perjuangan DIY KPH. Purbodiningrat kepada Wahyudi. (Brd)