Portal Jatim

Pecah Keruwetan Lalin Kayutangan Heritage, Dishub Kota Malang Siagakan Puluhan Personel

Redaksi
×

Pecah Keruwetan Lalin Kayutangan Heritage, Dishub Kota Malang Siagakan Puluhan Personel

Sebarkan artikel ini
Kepala Dishub Kota Malang, R. Wijaya Saleh Putra

KOTA MALANG – Kemacetan dan keruwetan arus lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan wisata Kayutangan Heritage saat akhir pekan dan libur panjang menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.

Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Dishub Kota Malang mulai menyiagakan personel di kawasan Kayutangan Heritage guna membantu mengurai kepadatan kendaraan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Kepala Dishub Kota Malang, R. Wijaya Saleh Putra, mengatakan langkah tersebut diambil setelah pihaknya menerima sejumlah keluhan masyarakat mengenai kemacetan di kawasan wisata tersebut, khususnya pada akhir pekan.

“Banyak keluhan dari masyarakat yang masuk melalui akun media sosial kami terkait kemacetan yang terjadi di Kayutangan Heritage. Maka dari itu, mulai saat ini di tiap akhir pekan akan kami siagakan personel yang akan membantu kelancaran arus lalu lintas,” ujar Wijaya. senin(10/08/2026)

Menurutnya, penempatan personel tidak hanya dilakukan pada akhir pekan. Dishub juga akan menyiagakan petugas saat terjadi libur panjang ketika volume kendaraan dan kunjungan wisatawan diperkirakan meningkat.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat yang melintas di kawasan Kayutangan Heritage.

“Kami ingin pengunjung Kayutangan Heritage merasa nyaman dan tidak lagi terganggu oleh kemacetan. Kami juga mengimbau bagi juru parkir (jukir) untuk dapat memarkir kendaraan sesuai ketentuan. Jika sudah tidak ada tempat, jangan dipaksakan untuk memarkir kendaraan,” tegasnya.

Selain mengatur arus kendaraan, Dishub Kota Malang juga menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam kegiatan cipta kondisi di kawasan tersebut.

Keterlibatan Satpol PP diarahkan untuk menertibkan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan trotoar. Keberadaan lapak di area pejalan kaki dinilai berpotensi memicu kendaraan parkir sembarangan hingga mengambil bahu jalan.

“Keterlibatan Pol PP ini juga untuk dapat mengimbau PKL agar tidak berjualan di trotoar, yang juga menyebabkan adanya kendaraan parkir sembarangan di bahu jalan,” jelas Wijaya.

Dishub Kota Malang kembali mengingatkan para pengendara agar mematuhi aturan parkir dan tidak menempatkan kendaraan di lokasi yang telah dilarang.

Baca Juga:
Sahur On The Road Satlantas Polresta Sidoarjo, Bangun Kolaborasi dengan Pengemudi Ojol

Dengan penempatan personel, penertiban parkir, serta pengawasan terhadap aktivitas di kawasan wisata, Dishub berharap Kayutangan Heritage dapat menjadi destinasi yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga aman dan nyaman bagi pengguna jalan.