Portal Jateng

Puncak HUT ke-81 RI di Jipang Berlangsung Spektakuler, Semangat Warga Jadi Sorotan

Portal Indonesia
×

Puncak HUT ke-81 RI di Jipang Berlangsung Spektakuler, Semangat Warga Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Ketua Panitia HUT ke-81 RI Desa Jipang, Ati Setyowati, S.H (Portal Indonesia/Tris)

BANYUMAS – Desa Jipang, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, kembali menunjukkan semangat kebersamaan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian perayaan ditutup dengan malam puncak yang berlangsung meriah pada Sabtu (29/8/2026) malam

Tidak sekadar menjadi ajang hiburan, malam puncak tersebut menjadi panggung apresiasi bagi masyarakat yang selama ini bergotong royong menyukseskan berbagai kegiatan kemerdekaan. Semangat warga terlihat dari antusiasme mengikuti seluruh rangkaian acara hingga malam penutupan.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya Anggota DPRD Banyumas Trisno Sudarso, S.Sos., Kapolsek Karanglewas AKP Heri Sudaryanto, S.H., M.H., Danramil Karanglewas Kapten Inf Kuswadi didampingi Babinsa Serda Gino, Camat Karanglewas Edy Prabowo, S.Sos., Kepala Desa Jipang Hartanto, S.E., jajaran Pemerintah Desa Jipang, Kusnan-Sumuarti selkau tokoh masyarakat, warga serta tamu undangan.

Ketua Panitia HUT ke-81 RI Desa Jipang, Ati Setyowati, S.H., membuka sambutannya dengan pantun kemerdekaan. Ia kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan.

Perhatian khusus diberikan kepada anggota Paskibra Desa Jipang yang dinilai telah menjalankan tugas dengan penuh semangat dan dedikasi.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk adik-adik Paskibra Desa Jipang yang sudah all out. Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia HUT ke-81 RI Desa Jipang,” ujar Ati.

Dalam acara tersebut, panitia juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan. Berbagai agenda telah digelar, mulai dari lomba K3, lomba kreasi Jipang Menyala, hingga karnaval yang turut memberikan penghargaan bagi juara harapan 1, 2, dan 3.

Menariknya, kemeriahan kegiatan tersebut didukung oleh partisipasi para donatur dan masyarakat. Sejumlah donatur yang disebutkan antara lain Trisno Sudarso sebesar Rp10 juta, Wuryanto Rp5 juta, Iwan Mujianto Rp5 juta, serta Kusnan sebesar Rp175 juta.

Baca Juga:
HUT ke-81 RI, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Transformasi Pelayanan Pertanahan

Secara keseluruhan, panitia melaporkan total pengeluaran kegiatan mencapai sekitar Rp220 juta.

Kepala Desa Jipang Hartanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong

.

Ia juga memberikan penghargaan kepada para Ketua RT yang dinilai berhasil menggerakkan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Terima kasih kepada warga masyarakat dan para Ketua RT yang sudah menggerakkan seluruh warganya untuk ikut berkontribusi. Alhamdulillah, Jipang Menyala berjalan lancar dan viral,” ungkap Hartanto.

Sementara itu, Anggota DPRD Banyumas Trisno Sudarso yang juga warga Desa Jipang mengaku bangga dengan semarak perayaan tahun ini.

“Khusus tahun ini Jipang viral di mana-mana. Banyak yang membicarakan Jipang. Bahkan upacara HUT ke-81 RI Kecamatan Karanglewas semuanya berasal dari Desa Jipang,” kata Trisno.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Jipang memiliki kekompakan dan kreativitas yang tinggi dalam menggelar berbagai kegiatan.

“Ini membuktikan bahwa dalam segala hal Jipang selalu ada,” ujarnya.

Malam puncak semakin meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Banyumas. Warga disuguhi Tari Megot Banyumasan, Tari Hula Hoop, Tari Lengger Gemes, Tari Ngerong Banyumasan hingga Tari Anoman Obong.

Selain pertunjukan seni, acara juga diisi dengan pemberian apresiasi dan penyerahan piagam kepada Paskibra Desa Jipang serta pengumuman para pemenang berbagai perlombaan.

Semarak malam puncak HUT ke-81 RI tersebut menjadi penutup rangkaian perayaan kemerdekaan di Desa Jipang. Kegiatan itu sekaligus menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme, kreativitas dan gotong royong masih menjadi kekuatan besar masyarakat di tingkat desa.

Jipang Menyala, bukan hanya tentang kemeriahan, tetapi tentang bagaimana warga bersatu merayakan kemerdekaan. (trs)