Portal Jabar

Aliansi BEM se-Cirebon Raya Geruduk Balai Kota, Bakar Ban dan Blokade Jalan

Portal Indonesia
×

Aliansi BEM se-Cirebon Raya Geruduk Balai Kota, Bakar Ban dan Blokade Jalan

Sebarkan artikel ini

 

CIREBON – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Cirebon Raya menggelar aksi unjuk rasa di halaman Balai Kota Cirebon, Jumat (27/2/2026) sore. Aksi sempat diwarnai pembakaran ban dan pemblokiran jalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pimpinan daerah.

Massa bergerak dari simpang empat Siliwangi dekat Tugu Proklamasi Cirebon menuju kantor wali kota di Jalan Raya Siliwangi. Dengan mengenakan jaket almamater, mahasiswa melakukan long march sambil membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan.

Setibanya di lokasi, massa langsung berorasi dan menyanyikan lagu perjuangan di depan barisan aparat kepolisian serta Satpol PP yang berjaga. Asap hitam sempat membumbung akibat pembakaran ban di tengah pengamanan ketat.

Aksi memanas setelah mahasiswa mengetahui Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, tidak hadir menemui massa. Mereka hanya ditemui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Cirebon, Sumanto.

Koordinator Lapangan aksi, Sandi Alfaris, menegaskan demonstrasi tersebut merupakan bentuk evaluasi terhadap kinerja kepala daerah dan wakilnya.

“Kami menekankan evaluasi kinerja Wali Kota Cirebon, khususnya Pak Edo dan juga Wakil Wali Kota Cirebon, Ibu Farida. Kebijakan dan regulasi yang ada kami nilai masih timpang,” ujarnya di sela aksi.

Mahasiswa menilai sejumlah persoalan di Kota Cirebon belum terselesaikan, mulai dari kesejahteraan guru honorer, pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), persoalan sampah di TPA Kopi Luhur, hingga masalah drainase dan banjir di depan kampus Universitas Swadaya Gunung Jati. Mereka juga menyoroti zonasi tempat hiburan malam yang dinilai terlalu dekat dengan area pendidikan.

Sebelumnya, mahasiswa mengaku telah memiliki jadwal audiensi dengan wali kota. Namun pertemuan tersebut batal dengan alasan adanya tugas dari pusat.
“Kami merasa tidak dihargai sebagai masyarakat yang ingin menyuarakan aspirasi,” kata Sandi.

Baca Juga:
Rayakan Paskah di Balai Kota, ASN Pemkot Yogyakarta Perkuat Solidaritas Sosial

Dalam dialog di lokasi, Pj Sekda memfasilitasi panggilan video dengan wali kota. Mahasiswa sempat menyampaikan aspirasi secara langsung melalui video call. Disepakati penjadwalan ulang pertemuan tatap muka pada Rabu, 4 Maret mendatang.

Meski begitu, mahasiswa menegaskan akan terus mengawal tuntutan mereka. Jika tidak ada tindak lanjut konkret, mereka menyatakan siap kembali turun ke jalan dengan massa lebih besar.
Aksi berlangsung tertib hingga sore hari di bawah pengawalan aparat kepolisian. (Wan)