Portal Jateng

BAZNAS Dorong UT Purwokerto Bentuk UPZ, Perkuat Gerakan Filantropi Islam di Kampus

Portal Indonesia
×

BAZNAS Dorong UT Purwokerto Bentuk UPZ, Perkuat Gerakan Filantropi Islam di Kampus

Sebarkan artikel ini
Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKI BAZNAS RI, KH Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D.

PURWOKERTO  – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong Universitas Terbuka (UT) Purwokerto memperkuat sinergi di bidang filantropi Islam melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kampus.

Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan Halaqah UT Purwokerto yang digelar di Gedung UT Purwokerto, Senin (24/8/2026). Kehadiran BAZNAS dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang lebih terarah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.

Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKI BAZNAS, KH Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., menyampaikan bahwa keberadaan UPZ di lingkungan kampus dapat menjadi wadah untuk mengembangkan berbagai program sosial sesuai kebutuhan sivitas akademika maupun masyarakat sekitar.

“Dengan adanya lembaga pengelola, penghimpunan dan penyaluran dana dapat dilakukan melalui mekanisme yang lebih terarah,” ujarnya.

Menurutnya, dana yang dihimpun melalui UPZ nantinya dapat diarahkan untuk berbagai program, mulai dari bantuan pendidikan atau beasiswa bagi mahasiswa, kegiatan sosial di lingkungan kampus, hingga bantuan bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah UT Purwokerto.

Filantropi Islam Bukan Sekadar Mengumpulkan Dana

Hasbi menegaskan, filantropi Islam tidak semata-mata berbicara mengenai aktivitas mengumpulkan dan menyalurkan dana. Lebih jauh, filantropi merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap sesama manusia.

“Filantropi ini bahasa umumnya adalah bersikap filantropis, seseorang yang suka membagikan kebahagiaan melalui hartanya kepada orang lain,” katanya.

Karena itu, ia berharap kerja sama antara BAZNAS dan UT Purwokerto nantinya tidak berhenti pada pembentukan lembaga pengelola zakat.

Sinergi tersebut diharapkan berkembang menjadi berbagai program sosial dan pemberdayaan yang berkelanjutan.
Program dapat disusun berdasarkan kebutuhan mahasiswa, sivitas akademika, maupun masyarakat di sekitar kampus.

Dengan demikian, keberadaan UPZ tidak hanya menjadi tempat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem kepedulian sosial di lingkungan perguruan tinggi.

Baca Juga:
Ratusan Warga Sokaraja Kidul Bersama Partai Demokrat Gotong Royong Bersihkan Sungai Lompang, Wujudkan Semangat Indonesia ASRI

Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi UT Purwokerto untuk mengembangkan gerakan filantropi Islam yang lebih inklusif, terorganisasi, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

BAZNAS berharap apabila nantinya terjalin kesepakatan kerja sama atau nota kesepahaman dengan UT Purwokerto, kolaborasi tersebut dapat melahirkan program-program konkret yang mampu memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas. (trs)