PURWOKERTO – Gelaran Liga Internal PSSI Banyumas 2026 Piala Bupati Banyumas resmi berakhir dengan penuh semangat dan persaingan sengit. Tiga kasta kompetisi, yakni Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, berhasil menghadirkan pertandingan menarik sekaligus menjadi panggung bagi klub-klub lokal untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.
Puncak kompetisi berlangsung di Stadion Gelora Satria Purwokerto, Selasa (25/8/2026). Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono hadir menyaksikan langsung laga final bersama Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Junaidi, Ketua Askab PSSI Banyumas Trisno Sudarso, Wakil Ketua PMI Banyumas dr. Tangguh Budi Prasetyo, serta sejumlah tamu undangan.
Tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, kompetisi tersebut juga menjadi momentum penting untuk melihat potensi pemain-pemain lokal Banyumas. Semangat pembinaan pemain daerah menjadi salah satu pesan kuat dalam penyelenggaraan liga internal tersebut.
Pada final Liga 3, Randu FC Kedungrandu tampil impresif menghadapi Sempati Muda Patikraja. Pertandingan berlangsung ketat dan sarat jual beli serangan. Randu FC akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 3-2.
Kemenangan tersebut mengantarkan Randu FC Kedungrandu sebagai juara Liga 3, sedangkan Sempati Muda Patikraja menjadi runner-up. Posisi juara ketiga dan keempat ditempati Jejak Kusuma dan 354 Banyumas.
Drama berbeda terjadi pada final Liga 2. Ganesha FC Purwokerto harus menghadapi perlawanan ketat Pusaka FC Katangendep. Bermain selama 2×45 menit, kedua tim sama kuat dan menutup pertandingan dengan skor 2-2.
Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Dalam tekanan pertandingan yang semakin tinggi, Ganesha FC Purwokerto mampu tampil lebih tenang dan mengakhiri drama titik putih dengan kemenangan 6-5.
Ganesha FC Purwokerto pun dinobatkan sebagai kampiun Liga 2, disusul Pusaka FC Katangendep sebagai runner-up. Sementara Putra Lesa Gumelar dan Bocas Karangsari berbagi posisi juara ketiga dan keempat.
Sementara itu, dari kasta tertinggi, PS UMP Purwokerto berhasil menjadi juara Liga 1. Satria Muda Ajibarang menempati posisi runner-up.
Ketua Askab PSSI Banyumas Trisno Sudarso menyampaikan apresiasi kepada seluruh klub, pemain, panitia, perangkat pertandingan, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi.

“Mudah-mudahan gelaran tahun depan lebih baik. Terima kasih kepada semua pihak,” ujarnya.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia menilai kualitas pertandingan dan atmosfer sepak bola Banyumas semakin menunjukkan perkembangan positif.
Menurut Sadewo, keberadaan kompetisi lokal harus dimanfaatkan untuk menemukan dan membina talenta-talenta asli Banyumas.
“Ini sudah terlihat talenta-talenta muda asli Banyumas. Kalau pemainnya bagus tampilnya, tidak usah merekrut pemain dari luar,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi dorongan agar klub-klub lokal semakin serius melakukan pembinaan. Dengan kompetisi yang konsisten dan berjenjang, pemain muda Banyumas diharapkan memiliki ruang yang cukup untuk berkembang dan nantinya mampu bersaing di level regional maupun nasional.
Sebagai bentuk apresiasi, para juara dan finalis mendapatkan trofi serta uang pembinaan yang diserahkan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Ketua Askab PSSI Banyumas dan Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas.
Daftar Juara Liga Internal PSSI Banyumas 2026:
Liga 1
🏆 Juara 1: PS UMP Purwokerto
🥈 Juara 2: Satria Muda Ajibarang
Liga 2
🏆 Juara 1: Ganesha FC Purwokerto
🥈 Juara 2: Pusaka FC Katangendep
🥉 Juara 3-4: Putra Lesa Gumelar dan Bocas Karangsari
Liga 3
🏆 Juara 1: Randu FC Kedungrandu
🥈 Juara 2: Sempati Muda Patikraja
🥉 Juara 3-4: Jejak Kusuma dan 354 Banyumas
Berakhirnya Liga Internal PSSI Banyumas 2026 Piala Bupati Banyumas bukan sekadar menutup rangkaian pertandingan. Kompetisi ini menjadi gambaran bahwa Banyumas memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola lokal.
Dari klub lokal, lahir talenta lokal. Dari kompetisi yang konsisten, diharapkan lahir prestasi yang membawa nama Banyumas semakin berkibar. (trs)











