Portal DIY

Bupati Sleman Imbau Warga Hindari Sawah Saat Cuaca Ekstrem

Portal Indonesia
×

Bupati Sleman Imbau Warga Hindari Sawah Saat Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Bupati Sleman Harda Kiswaya (Portal Indonesia/Subardi)

SLEMAN – Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua warga Kapanewon Seyegan yang tersambar petir saat berada di sawah, Senin (9/2/2026).

Harda meminta masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar lebih waspada saat cuaca buruk. “Ini menjadi pembelajaran. Saat cuaca buruk dan berada di tanah lapang seperti sawah, harus berhati-hati dan segera pulang,” ujar Harda.

Ia menegaskan kewaspadaan diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyalurkan bantuan kepada keluarga korban. Untuk korban meninggal dunia diberikan santunan sebesar Rp10 juta, sedangkan korban selamat menerima bantuan Rp1 juta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sleman, Uun Mardianto, menjelaskan dua korban meninggal dunia adalah W (64) dan S (63), warga Padukuhan Barak, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan.

Peristiwa itu terjadi saat tiga buruh tani perempuan, yakni W (64), S (63), dan S (71), sedang menanam padi. Ketika hujan turun, mereka berteduh di gubuk yang berada di pematang sawah.

Namun, ketiganya tersambar petir. W dan S meninggal dunia di lokasi, sementara S (71) selamat tetapi mengalami syok berat. “Keluarga korban menerima kejadian tersebut dan jenazah telah dimakamkan di pemakaman umum setempat,” kata Uun.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak berada di area terbuka, dekat tiang listrik, maupun di bawah pohon saat cuaca ekstrem.

“Langkah paling tepat jika mengetahui terjadi cuaca ekstrem saat berada di sawah atau tanah lapang adalah segera pulang,” ujar Uun. (Brd)

Baca Juga:
Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Visi Sleman Baru, Sleman BersatuSleman : Bupati Baru Siap Wujudkan