KOTA MALANG – Pemerintah Kota Malang mengambil langkah tegas untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan di tempat penitipan anak (daycare) seperti yang terjadi di Yogyakarta.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan pihaknya akan melakukan pendataan ulang serta pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas dan operasional seluruh penyelenggara daycare di Kota Malang, Rabu (29/04/2026).
Menurut Wahyu, langkah tersebut dilakukan agar keamanan dan kenyamanan anak-anak yang dititipkan di daycare dapat terjamin.
“Dinas Pendidikan dan Dinas Perizinan telah saya perintahkan untuk menindaklanjuti dan mempelajari kasus-kasus yang ada, seperti yang di Yogyakarta,” ujar Wahyu Hidayat.
Selain itu, ia juga meminta Dinas Kesehatan Kota Malang ikut berperan aktif melakukan pemantauan terhadap aspek pelayanan kesehatan di tempat penitipan anak.
Tak hanya perangkat daerah, pengawasan juga diperluas hingga tingkat wilayah.
“Saya meminta kepada camat dan lurah untuk lebih mengawasi terkait kegiatan-kegiatan penyelenggara daycare di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Wahyu menjelaskan, proses pengecekan nantinya tidak hanya menyangkut kelengkapan izin usaha, tetapi juga kualitas sumber daya manusia atau tenaga pengasuh yang bekerja di daycare.
Pemerintah Kota Malang ingin memastikan setiap tempat penitipan anak memiliki standar pelayanan yang jelas serta tenaga pengasuh yang memenuhi kualifikasi sesuai ketentuan.
Bagi daycare yang sudah beroperasi namun belum memiliki izin resmi, Pemkot Malang akan lebih dulu memberikan pembinaan dan arahan agar segera mengurus legalitas.
Namun, jika syarat yang ditetapkan tidak dipenuhi, pemerintah menegaskan akan mengambil tindakan tegas.
“Kami arahkan untuk bisa mengajukan izin, kami sesuaikan dengan ketentuan karena ada persyaratan agar izin itu bisa keluar. Kalau sudah memenuhi persyaratan tentu bisa beroperasi, tapi kalau tidak memenuhi persyaratan, ya kami suruh berhenti,” pungkas Wahyu.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengawasan daycare yang lebih ketat sekaligus menjamin perlindungan anak di Kota Malang.











