YOGYAKARTA – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menilai inisiatif gelaran Pasar Kangen merupakan langkah positif yang menggerakkan sektor UMKM sekaligus menghidupkan ekonomi rakyat di Yogyakarta.
Demikian disampaikan saat kunjungan ke Pasar Kangen di Lodji Paris, Yogyakarta, Sabtu (28/3/2026) malam. Dalam kunjungan tersebut, Fadli Zon tampak antusias keliling deretan stan klitikan dan koleksi literatur lawas.
Ia sesekali berhenti membolak-balik majalah serta koran jadul yang dipajang pedagang, bahkan tertarik membeli beberapa barang di lokasi jualan tersebut.
Di stan Pasar Kangen juga ada kulineran, buku-buku lawasa, majalah, barang-barang jadul, dan bermacam-macam rupa. Juga, dolanan tradisional, “Ya, ini bagian dari edukasi, rekreasi, dan juga tepat dilakukan di masa liburan Lebaran gitu,” ucap Fadli Zon.
event tahunan Pasar Kangen ini menjadi hiburan yang sangat menghibur sekaligus edukatif bagi masyarakat yang datang menikmati suasana libur Lebaran di Yogya. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut secara rutin.
”Jadi ini juga bagian yang menggerakkan ekonomi rakyat. Tentu apa yang bisa kami support akan kami bantu,” tuturnya.
Fadli Zon membandingkan jika event ini dilakukan setiap minggu, atmosfernya akan terasa seperti di Eropa.
Ketua Pasar Kangen, Ong Hari Wahyu menjelaskan gelaran di Lodji Paris ini berkarakteristik beda dengan acara utama di Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
”Kalau yang di TBY adalah acara tahunan dan menjadi acara utamanya Pasar Kangen. Nah, di samping itu kan ada Pasar Kangen kecil-kecil, kayak di Polda, di UNY, dan termasuk di sini,” tutur Ong (bams)











