Portal Jatim

Hadapi Ancaman El Nino, PDIP Probolinggo Tanam Pandan Laut demi Selamatkan Pesisir

Redaksi
×

Hadapi Ancaman El Nino, PDIP Probolinggo Tanam Pandan Laut demi Selamatkan Pesisir

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo memperingati Bulan Bung Karno dengan menggelar aksi penanaman pandan laut di kawasan pesisir Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir di tengah ancaman perubahan iklim.

Ratusan kader PDI Perjuangan dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Anggota DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam, mantan Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo H. Anam, serta Ketua PCNU Kota Kraksaan KH. Hafidzul Hakim Noer.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Anam, menjelaskan bahwa pandan laut dipilih karena memiliki manfaat strategis, baik untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir maupun sebagai sumber pangan alternatif saat kondisi darurat.

Menurutnya, ancaman El Nino yang berpotensi memicu kekeringan berkepanjangan harus diantisipasi melalui langkah nyata. Salah satunya dengan memperbanyak vegetasi pandan laut yang dinilai mampu mendukung ketahanan lingkungan dan ketersediaan pangan masyarakat.

“Menghadapi ancaman El Nino dan kekeringan, kita harus proaktif menyiapkan ketahanan pangan. Pandan laut adalah solusi ekologis sekaligus pangan darurat yang sangat potensial,” ujar H. Anam.

Ia menerangkan, buah pandan laut yang telah matang mengandung pati cukup tinggi sehingga dapat diolah menjadi tepung sebagai sumber pangan alternatif ketika terjadi krisis.

Selain itu, sistem akar tunjang tanaman tersebut berfungsi mengikat pasir pantai sehingga mampu mengurangi abrasi sekaligus menjaga kestabilan lapisan akuifer. Kemampuan itu juga membantu menekan intrusi air laut dan meningkatkan daya simpan air hujan sebagai cadangan air tawar bagi masyarakat pesisir.

Tidak hanya memiliki nilai ekologis, pandan laut juga dikenal memiliki manfaat kesehatan. Secara tradisional, bagian akarnya dimanfaatkan sebagai obat penurun demam dan diuretik, sedangkan daunnya kerap digunakan sebagai pereda nyeri sendi serta penanganan awal luka ringan.

Baca Juga:
Cek Jagung Siap Panen di Balongbendo, Polisi Dukung Target Swasembada Pangan 2026

H. Anam menegaskan, aksi penanaman ini merupakan implementasi komitmen PDI Perjuangan dalam mendukung mitigasi perubahan iklim melalui pelestarian kawasan pesisir.

Ia berharap penanaman pandan laut di Desa Randutatah menjadi langkah awal membangun kawasan pesisir yang lebih tangguh terhadap ancaman kekeringan, krisis air bersih, maupun kerawanan pangan.

“Ini adalah komitmen berkelanjutan kami. Kami ingin mendampingi masyarakat menjaga kelestarian lingkungan agar dampak kekeringan di daerah pesisir dapat dimitigasi sedini mungkin,” pungkasnya.