KOTA MALANG – Ratusan alumni aktivis dakwah kampus dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam momentum Deklarasi dan Launching Perdana Ikatan Keluarga Alumni Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (IKA FSLDK) Indonesia Periode 2026–2028 di Plaza Araya Malang, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal terbentuknya wadah nasional alumni dakwah kampus yang mengusung semangat ukhuwah, integritas, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi umat serta bangsa.
Mengangkat tema “Merawat Kenangan, Meneguhkan Integritas, Membangun Peradaban”, deklarasi tersebut menandai dimulainya estafet perjuangan alumni dakwah kampus lintas generasi di Indonesia.
Dalam agenda itu, Hasdi Putra, S.T., M.T. dikukuhkan sebagai Ketua Umum IKA FSLDK Indonesia 2026–2028, sementara Dani Setiawan, S.H. dipercaya menjabat Sekretaris Jenderal.
Dalam pidatonya, Hasdi Putra menegaskan bahwa IKA FSLDK Indonesia hadir bukan sekadar menjadi wadah silaturahmi alumni, namun juga ruang kolaborasi dan pengabdian.
“IKA FSLDK Indonesia bukan hanya tempat berkumpul alumni, tetapi ruang bersama untuk melanjutkan semangat perjuangan dakwah kampus secara inklusif, progresif, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Hasdi.
Ia menekankan pentingnya menjaga independensi organisasi agar tetap adaptif serta bebas dari kepentingan politik praktis.
Menurutnya, alumni dakwah kampus harus mampu menjadi penguat ekosistem dakwah sekaligus penggerak pengabdian lintas profesi.
“Kami ingin IKA FSLDK menjadi rumah bersama yang hangat bagi seluruh alumni lintas generasi, sekaligus ruang memperkuat integritas dan kolaborasi untuk membangun peradaban yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal IKA FSLDK Indonesia, Dani Setiawan, menyebut launching perdana tersebut menjadi awal perjalanan besar organisasi dalam membangun jejaring alumni dakwah kampus secara nasional.
“Kami ingin menghadirkan organisasi alumni yang solid, adaptif, dan mampu menjadi penghubung kekuatan alumni dakwah kampus di berbagai daerah untuk bersama-sama berkontribusi bagi umat dan bangsa,” kata Dani.
Ke depan, IKA FSLDK Indonesia disebut akan fokus membangun database alumni nasional, memperkuat ruang berbagi keahlian, serta mendorong kolaborasi lintas sektor.
“Kita ingin alumni LDK hadir sebagai penggerak di berbagai lini peradaban dengan membawa nilai integritas yang telah dibangun sejak masa mahasiswa,” ujarnya.
Prosesi deklarasi juga ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai simbol komitmen menjaga amanah, independensi organisasi, serta keberlanjutan perjuangan dakwah kampus.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh-tokoh alumni lintas generasi, mulai dari alumni era 1980-an hingga generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.











