MAMUJU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat meningkatkan kesiapsiagaan menjelang kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Senin (2/11/2026).
Melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), BPBD Sulbar memantau informasi prakiraan cuaca yang diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tampa Padang Mamuju.
Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan perubahan cuaca yang dapat memengaruhi kelancaran agenda kunjungan maupun mobilitas rombongan di wilayah tujuan.
Berdasarkan dokumen prakiraan cuaca BMKG yang diterbitkan di Mamuju pada 31 Oktober 2026, wilayah Kecamatan Mamuju, Kecamatan Kalumpang, dan sekitarnya diprakirakan mengalami kondisi berawan hingga cerah berawan pada pagi hari.
Sementara itu, hujan ringan berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari. Adapun malam sampai dini hari diprakirakan kembali berawan.
BMKG memperkirakan suhu udara berada pada kisaran 20–32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 64–98 persen. Kecepatan angin berkisar 2–10 kilometer per jam. Dalam dokumen tersebut, peringatan dini cuaca tercatat nihil.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, terus mendorong penguatan kesiapsiagaan melalui pemantauan informasi kebencanaan, koordinasi lintas instansi, serta langkah antisipasi berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana agar seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi, kesiapan pelayanan, dan kewaspadaan dalam mendukung agenda pemerintahan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.
Yasir Fattah menjelaskan, informasi prakiraan cuaca dari BMKG menjadi salah satu acuan bagi BPBD dalam mengantisipasi potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
“Informasi dari BMKG juga menjadi salah satu pertimbangan dalam mengantisipasi potensi gangguan akibat hujan selama pelaksanaan kegiatan di wilayah Kalumpang,” ujar Yasir.
BPBD Sulbar juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kunjungan agar terus mengikuti pembaruan informasi cuaca dan menjaga komunikasi dengan instansi terkait.
Masyarakat di sekitar wilayah Bonehau dan Kalumpang turut diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi hujan pada siang hingga sore hari.
Melalui langkah pemantauan tersebut, BPBD Sulbar berharap kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan perubahan cuaca dapat berjalan optimal sehingga agenda kunjungan Wakil Presiden RI berlangsung lancar dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.











