PROBOLINGGO – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam, M.Sos., memanfaatkan kegiatan reses masa persidangan tahun pertama 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) I.
Salah satu agenda dalam rangkaian reses tersebut adalah peresmian Kantor Desa Alas Nyiur, Kecamatan Besuk. Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk berdialog dengan masyarakat mengenai berbagai kebutuhan pembangunan yang akan diperjuangkan dalam penyusunan anggaran tahun berikutnya.
Kegiatan reses dilaksanakan secara maraton di sejumlah titik yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kraksaan, Besuk, dan Gading.
Dalam pertemuan bersama tokoh masyarakat dan warga, Khairul Anam menyoroti pentingnya penguatan alokasi anggaran desa. Menurutnya, kondisi fiskal yang dihadapi pemerintah desa saat ini menuntut pengelolaan anggaran secara efisien, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami memahami tantangan dan tekanan fiskal yang dirasakan oleh pemerintah desa. Oleh karena itu, aspirasi ini akan kami kawal ketat agar program penguatan dan bantalan anggaran desa dapat terealisasi secara rasional dan efektif untuk menjamin pelayanan publik tetap berjalan optimal,” ujar Khairul Anam saat peresmian Kantor Desa Alas Nyiur.
Dorong Keterlibatan Pemuda dan Pembangunan Desa
Selain persoalan anggaran, Cak Anam juga memberikan perhatian terhadap peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ia mendorong pemuda agar tidak sekadar menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam kegiatan sosial, pengembangan ekonomi kreatif, kepemimpinan desa, serta berbagai aktivitas produktif.
Dari serangkaian dialog di Kecamatan Kraksaan, Besuk, dan Gading, sejumlah persoalan lintas sektor berhasil dihimpun sebagai bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan tahun anggaran mendatang.
Beberapa aspirasi yang menjadi perhatian meliputi:
- Pemberdayaan pemuda, melalui penguatan kegiatan sosial, ekonomi kreatif, kepemimpinan desa, dan aktivitas produktif kepemudaan.
- Infrastruktur dan penerangan jalan, berupa perbaikan jalan poros desa serta penambahan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
- Pertanian dan peternakan, mencakup kemudahan memperoleh pupuk, bantuan sarana dan prasarana pertanian, serta dukungan pemberdayaan peternak lokal.
- Pengembangan UMKM, melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan dukungan permodalan bagi pelaku usaha kecil.
- Pendidikan dan kesehatan, dengan mendorong peningkatan kualitas fasilitas pendidikan dasar serta layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
- Pariwisata dan lingkungan, meliputi pengembangan potensi wisata daerah, penanganan sampah secara terpadu, dan penguatan mitigasi bencana alam.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Khairul Anam menegaskan bahwa seluruh aspirasi, keluhan, dan usulan masyarakat Dapil I akan dihimpun dan dirumuskan menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
Pokir tersebut selanjutnya akan diperjuangkan dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendatang agar kebutuhan masyarakat dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
Peresmian Kantor Desa Alas Nyiur diharapkan menjadi awal peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan desa. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan mampu membangkitkan semangat aparatur desa, karang taruna, dan generasi muda untuk berkontribusi lebih besar bagi kemajuan desa secara berkelanjutan.











