Portal Jakarta

Marsudi Syuhud Dinilai Punya Kapasitas Perkuat Kontribusi bagi Umat dan Bangsa

Portal Indonesia
×

Marsudi Syuhud Dinilai Punya Kapasitas Perkuat Kontribusi bagi Umat dan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Dr. KH Marsudi Syuhud

JAKARTA — Dr. KH. Marsudi Syuhud dinilai memiliki kapasitas kuat untuk terus memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa melalui pengalaman di bidang keulamaan, organisasi, ekonomi syariah, hubungan antaragama, hingga diplomasi perdamaian internasional.

Penilaian tersebut disampaikan kader NU sekaligus akademisi dan praktisi hukum, Dr. Amrullah, SH.I., MH.I., Kamis (20/8/2026).

Menurut dia, kiprah Marsudi Syuhud tidak hanya berlangsung di tingkat nasional, tetapi juga dalam berbagai forum internasional.

Marsudi Syuhud saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030. Sebelumnya, ia pernah menjabat Sekretaris Jenderal PBNU dan Wakil Ketua PBNU yang membidangi hubungan internasional, hubungan antaragama, ekonomi, dan investasi.

“Dengan pengalaman di bidang keulamaan, organisasi, ekonomi syariah, hubungan antaragama, dan diplomasi perdamaian internasional, KH Marsudi Syuhud dinilai memiliki kapasitas untuk terus memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa,” kata Amrullah.

Di bidang ekonomi syariah, Marsudi Syuhud aktif sebagai Wakil Ketua Dewan Syariah Nasional MUI, Dewan Pengawas IAEI, Pengawas DEKOPIN, Ketua INKOPONTREN, dan Ketua Umum ASPEP. Ia juga pernah dipercaya sebagai Komisaris Bank Muamalat Indonesia dan Dewan Pengawas BPKH.

Amrullah mengatakan, pengalaman Marsudi Syuhud dalam membangun dialog lintas agama juga telah dibawa ke tingkat internasional. Ia tercatat aktif dalam berbagai forum perdamaian dan dialog antaragama di sejumlah negara, antara lain India, Filipina, Italia, Amerika Serikat, Vatikan, dan Singapura.

“Kiprah tersebut memperkuat perannya dalam membangun dialog lintas agama, memperkuat toleransi, dan mendorong perdamaian di tengah dinamika global,” ujarnya.

Atas berbagai pengabdiannya, Marsudi Syuhud juga memperoleh sejumlah penghargaan, di antaranya Global Peace Interfaith Leader Award 2014, Moslem Choice Award 2020, dan Main Cooperation Driving Figure Award 2022.

Baca Juga:
Sosialisasi Program MBG di Kediri, Nurhadi Tekankan Pentingnya Gizi untuk Masa Depan Bangsa

Amrullah menilai pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, bangsa Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga keseimbangan antara nilai agama, kebangsaan, kemajuan ekonomi, dan keterbukaan terhadap dunia internasional.

“Semangat yang dibawa beliau adalah membangun kemajuan tanpa kehilangan jati diri, memperkuat persatuan tanpa menghilangkan perbedaan, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai kekuatan untuk membangun Indonesia yang maju, damai, dan bermartabat,” katanya.

“Dari NU untuk umat. Bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya (*/bams)