Portal Jabar

PHRI Dorong Kolaborasi Kuliner dan Perhotelan untuk Gairahkan Pariwisata Kota Cirebon

Portal Indonesia
×

PHRI Dorong Kolaborasi Kuliner dan Perhotelan untuk Gairahkan Pariwisata Kota Cirebon

Sebarkan artikel ini

 

CIREBON  – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menggerakkan industri pariwisata, khususnya di bidang kuliner dan perhotelan.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan halal bihalal yang digelar PHRI Kota Cirebon di Swiss-Belhotel Cirebon, Jumat (17/4/2026).

Ketua PHRI Kota Cirebon, Imam Reza Hakiki, mengatakan sinergi antara PHRI dan Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) selama ini telah berjalan cukup baik. Namun, ia menilai kolaborasi tersebut perlu terus ditingkatkan agar program yang dirancang bisa berjalan lebih optimal.

“Kolaborasi sebenarnya sudah cukup jauh dengan Disbudpar. Ke depan, kita harus terus bersinergi dengan dinas agar program-program yang ada bisa semakin optimal,” ujar Kiki.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan anggaran. Karena itu, menurutnya, diperlukan solusi bersama antara PHRI dan pemerintah daerah agar program tetap berjalan. “Memang ada keterbatasan, tapi kita bisa mencari win-win solution dengan Pemkot Cirebon,” katanya.

Kiki menegaskan, keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Tanpa kolaborasi, menurut dia, geliat ekonomi di Kota Cirebon akan sulit berkembang.

Selain itu, ia menyoroti besarnya potensi sektor kuliner yang dinilai mampu menjadi penggerak utama pariwisata, bahkan dari sisi omzet dapat melampaui sektor perhotelan.

“Tempat kuliner itu omzetnya bisa melebihi hotel. Jadi perlu ada dukungan bersama antara hotel dan pelaku kuliner agar pemerintah juga lebih mudah mendorong pengembangan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengatakan pihaknya bersama PHRI juga membahas evaluasi tingkat hunian hotel serta rencana pengembangan ke depan. “Hari ini ada beberapa hal yang kita diskusikan, evaluasi hunian hotel dan rencana ke depan,” kata Agus.

Baca Juga:
Polres Cirebon Kota Mulai Operasi Keselamatan Lodaya 2026

Ia mengungkapkan, tingkat hunian hotel di Kota Cirebon saat ini masih berada di atas rata-rata. Meski demikian, capaian tersebut dinilai belum memuaskan dan masih perlu ditingkatkan melalui strategi kolaboratif.

Menurut Agus, sektor perhotelan selama ini menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, ke depan PHRI diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam memperluas dampak ekonomi pariwisata. Salah satunya melalui kolaborasi dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan atau event yang mampu menarik lebih banyak wisatawan ke Kota Cirebon.

“Ke depan PHRI juga bisa ikut membagi peran dalam mendatangkan tamu ke Cirebon, salah satunya lewat kolaborasi event,” ujar Agus. (wan)