Portal Jatim

Polsek Wonoayu Intensif Pantau Lahan Jagung di Desa Popoh, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Redaksi
×

Polsek Wonoayu Intensif Pantau Lahan Jagung di Desa Popoh, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Polsek Wonoayu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan.

Atas arahan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, jajaran Polsek Wonoayu mengintensifkan sinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani agar sektor pertanian semakin produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program Polisi Cinta Petani, Ps. Kanit Binmas Polsek Wonoayu bersama Bhabinkamtibmas Desa Popoh meninjau perkembangan lahan jagung Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Sabtu (25/7/2026).

Peninjauan difokuskan pada lahan jagung seluas sekitar 0,5 hektare yang menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya memantau pertumbuhan tanaman, tetapi juga memastikan sarana dan prasarana pertanian berfungsi dengan baik sehingga proses perawatan dapat berjalan optimal hingga masa panen.

Kapolsek Wonoayu AKP Krisna Hadi Widyanto mengatakan, kehadiran anggota Polri di tengah para petani merupakan bentuk dukungan nyata agar program ketahanan pangan dapat terlaksana secara berkelanjutan.

“Melalui program Polisi Cinta Petani, kami hadir memberikan pendampingan dan motivasi kepada petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian. Kami berharap hasil panen jagung nantinya dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung di lahan P2B Desa Popoh berkembang dengan baik. Perawatan yang dilakukan secara rutin dinilai mampu menjaga kondisi tanaman sehingga berpotensi menghasilkan panen yang optimal.

Baca Juga:
Menteri Nusron Tinjau Kawasan Industri Indramayu, Pastikan Lahan Tidak Masuk LSD