Berita

Proyek KDMP Desa Plampang Senilai Rp1,6 Miliar Mandek, Konsultan Sebut Penyebabnya Gonta-Ganti Tukang

Redaksi
×

Proyek KDMP Desa Plampang Senilai Rp1,6 Miliar Mandek, Konsultan Sebut Penyebabnya Gonta-Ganti Tukang

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO – Proyek pembangunan Kawasan Perdesaan Mandiri Pangan (KDMP) di Desa Plampang, Kabupaten Probolinggo, menjadi perhatian masyarakat setelah pengerjaannya dilaporkan terhenti meski telah didukung anggaran sebesar Rp1,6 miliar.

Mandeknya proyek tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan warga. Mereka mempertanyakan penyebab terhentinya pekerjaan sekaligus meminta adanya kepastian terkait penyelesaian proyek yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di desa.

Kondisi di lapangan juga memicu harapan agar pemerintah maupun instansi yang memiliki fungsi pembinaan dan pengawasan segera melakukan evaluasi, sehingga pembangunan tidak berlarut-larut tanpa kejelasan.

Menanggapi hal tersebut, Konsultan KDMP, Yoyok, menjelaskan bahwa penghentian sementara pekerjaan bukan disebabkan kekurangan material maupun persoalan anggaran. Menurutnya, kendala utama berasal dari tenaga kerja yang menangani proyek.

“Kendala tukang, Pak. Kita ganti tukang lain. Untuk material, lengkap semua,” ujar Yoyok saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

Meski demikian, penjelasan tersebut masih menuai perhatian publik. Pasalnya, pergantian pekerja dinilai seharusnya dapat diantisipasi agar tidak menghambat pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi pembina maupun pihak pengawas proyek terkait langkah yang akan diambil untuk memastikan pembangunan KDMP Desa Plampang dapat kembali berjalan dan diselesaikan sesuai target, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Baca Juga:
Kecolongan! Ulat Ditemukan dalam Sajian MBG, Petugas Akui Kurang Teliti