Portal Jatim

Ratusan Bonpas Padati Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Nobar Persebaya vs Arema Berlangsung Meriah dan Kondusif

Redaksi
×

Ratusan Bonpas Padati Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Nobar Persebaya vs Arema Berlangsung Meriah dan Kondusif

Sebarkan artikel ini
Ratusan suporter Bonek Pasuruan (Bonpas) memadati Aula DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan saat mengikuti nonton bareng (nobar) laga semifinal Piala Presiden 2026 antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC, Selasa (4/8/2026) malam.

PASURUAN – Ratusan suporter Bonek Pasuruan (Bonpas) memadati Aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan di Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 antara Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC, Selasa (4/8/2026) malam.

Kegiatan yang diinisiasi dan difasilitasi oleh DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan tersebut berlangsung meriah sejak kick-off hingga peluit panjang dibunyikan. Selain menjadi ajang memberikan dukungan kepada Persebaya, acara ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan antarpendukung sepak bola di Kota Pasuruan.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran kepolisian turut hadir melakukan pengamanan sekaligus memberikan imbauan kepada para suporter sebelum pertandingan dimulai.

Kapolsek Purworejo, Kompol I Made Patera Negara, S.H., M.H., mengajak seluruh peserta nobar menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, dan menciptakan suasana yang kondusif.

“Kami mengajak seluruh suporter yang hadir untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Mari tunjukkan bahwa Bonek Pasuruan adalah suporter yang dewasa, santun, dan menjunjung tinggi sportivitas sehingga kegiatan ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat,” pesannya.

Ketua Bonek Pasuruan (Bonpas), Achmad Rochim, menyampaikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan yang telah menyediakan tempat dan fasilitas bagi para suporter untuk menyaksikan pertandingan bersama.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan positif bagi Persebaya sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara sesama suporter.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan yang telah memfasilitasi kegiatan nonton bareng dengan tempat yang nyaman dan luas sehingga kami dapat memberikan dukungan kepada Persebaya secara positif,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran personel pengamanan dari Polres Pasuruan Kota dan Polsek Purworejo yang membuat seluruh rangkaian acara berlangsung aman hingga selesai.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husairi, S.T., mengatakan pihaknya sengaja membuka kantor partai untuk berbagai kegiatan masyarakat yang bersifat positif.

“Kantor DPC PDI Perjuangan adalah rumah rakyat. Siapa pun yang membutuhkan tempat untuk kegiatan yang positif akan kami dukung dan fasilitasi. Melalui nonton bareng ini kami ingin membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menunjukkan bahwa sepak bola bisa menjadi pemersatu masyarakat,” tuturnya.

Mahfud juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Pasuruan Kota dan Polsek Purworejo yang telah memberikan dukungan pengamanan sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Pasuruan Kota dan Polsek Purworejo yang telah mengawal kegiatan ini. Berkat sinergi semua pihak, acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai,” tambahnya.

Sepanjang pertandingan, suasana aula dipenuhi nyanyian, yel-yel, dan sorak semangat dari ratusan Bonpas yang terus memberikan dukungan kepada Persebaya Surabaya. Antusiasme para suporter menciptakan atmosfer penuh semangat sekaligus menunjukkan kecintaan masyarakat Kota Pasuruan terhadap dunia sepak bola.

Kegembiraan memuncak saat Persebaya Surabaya berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Arema FC pada laga semifinal Piala Presiden 2026. Seusai pertandingan, para suporter merayakan kemenangan dengan penuh suka cita, termasuk menyalakan flare berwarna merah di depan Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan.

Secara keseluruhan, kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi bukti bahwa sepak bola dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan masyarakat.

(Eko)