Portal DIY

Rumah Diduga Tempat Penyimpanan Kembang Api di Sleman Ludes Terbakar

Portal Indonesia
×

Rumah Diduga Tempat Penyimpanan Kembang Api di Sleman Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini

 

SLEMAN – Sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan kembang api di Padukuhan Blimbingsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ludes terbakar pada Sabtu (21/2/2026) sore.

Rumah tersebut diketahui milik Daniel (39), warga Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Dukuh Blimbingsari, Robet Purnomo, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 15.45 WIB. Sejumlah saksi melihat kepulan asap disertai percikan api dari rumah tersebut.

Tak lama kemudian terdengar suara letusan beruntun yang diduga berasal dari kembang api yang disimpan di dalam garasi.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera mendatangi lokasi dan berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WIB.

Kepala Seksi Humas Polresta Sleman, Iptu Salamun, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim identifikasi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian belakang rumah. Area tersebut terdapat sejumlah peralatan elektronik seperti kulkas, magicom, dan kipas angin.

Api kemudian membesar dan merembet ke bagian depan rumah hingga membakar sejumlah kembang api sisa dagangan yang disimpan di garasi. Kembang api yang terbakar terdiri atas berbagai jenis, seperti kembang api kawat, air mancur, gangsing, dan bola tembak.

Percikan dari kembang api tersebut sempat menimbulkan letupan ke arah atas sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Akibat peristiwa tersebut, bangunan rumah seluas kurang lebih 50 meter persegi hangus terbakar. Selain itu, dua unit sepeda motor, satu mesin jahit, dua kulkas, serta sekitar 30 ekor burung peliharaan yang merupakan barang dagangan turut terbakar.

Baca Juga:
Kader Gerindra Sleman Terjun ke Kali Boyong, Realisasikan Intruksi Prabowo

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, total kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Sehari-hari, korban diketahui berprofesi sebagai pedagang pakan burung dan ternak, serta berjualan kembang api musiman di wilayah Pasar Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik serta penyimpanan bahan mudah terbakar guna mencegah kejadian serupa. (Brd)