Portal DIY

Zakat Profesi Dokter RS PKU Muhammadiyah Perkuat Kesejahteraan 15 Guru di DIY

Portal Indonesia
×

Zakat Profesi Dokter RS PKU Muhammadiyah Perkuat Kesejahteraan 15 Guru di DIY

Sebarkan artikel ini

 

​YOGYAKARTA – Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyata dalam dunia pendidikan melalui penyaluran zakat profesi para dokter. Sejumlah 15 guru dari lima sekolah di wilayah DIY menerima bantuan rutin melalui Program Peduli Guru tahun ajaran 2025–2026, Rabu (4/3/2026).

​Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Gamping, dan Sleman. Penyaluran dana dan pembinaan dilaksanakan untuk memastikan bantuan tidak hanya berdampak secara finansial, tetapi juga spiritual.

​Solusi Kesejahteraan di Tengah Keterbatasan

​Pengurus Lazismu RS PKU Muhammadiyah, Akbar menyampaikan program ini menyasar para guru yang rata-rata berpendapatan sekitar Rp 200.000 per bulan. Angka tersebut dinilai masih jauh dari kata layak untuk dedikasi mencerdaskan bangsa.

​”Kami mengarahkan zakat profesi dokter PKU ini untuk memperkuat kesejahteraan guru. Harapannya, para guru bisa lebih tenang, fokus, dan profesional dalam mendidik peserta didik tanpa terbebani masalah ekonomi,” harap Akbar.

​Total dana yang disalurkan terbagi dalam dua periode. Untuk Periode Syawal 1446 H – Rabi’ul Awal 1447 H sebesar Rp18.000.000. Sedangkan​Periode Rabi’ul Akhir – Ramadhan 1447 H senilai Rp22.500.000 yang ditasyarufkan dalam kegiatan tersebut.

​Bukan Sekadar Bantuan Finansial

​Kegiatan dihadiri Ketua Lazismu DIY, Jefri Fahana, dan jajaran pengurus lainnya. Acara  diisi dengan pembinaan psiko-spiritual. Penasehat Lazismu RS PKU Muhammadiyah, Ustadz Cahyono, S.Ag menguatakan moral para penerima manfaat. “Mengajar bukan sekadar pekerjaan, tetapi pembangunan peradaban. Setiap huruf yang diajarkan adalah investasi akhirat,” ujar Ustadz Cahyono yang juga menjabat sebagai Direktur SDI, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan di lingkungan rumah sakit tersebut.

​Senada, Da’i Iskandar dari Badan Pengurus Lazismu DIY mengapresiasi langkah strategis ini. Ia menilai integrasi antara bantuan dana dan pembinaan rutin setiap bulan selama satu tahun penuh merupakan bentuk pemberdayaan yang berkelanjutan.

Baca Juga:
Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar Selama 2023-2026

​Mengawal Kualitas Pendidikan

​Data Lazismu DIY gerakan serupa telah menjangkau ratusan guru di berbagai wilayah dengan total penyaluran mencapai miliaran rupiah. Hal ini membuktikan bahwa pengelolaan zakat yang profesional mampu menjadi solusi konkret bagi persoalan kesejahteraan guru honorer atau tetap yayasan di DIY.

​Melalui Program Peduli Guru, RS PKU Muhammadiyah berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan. Dari ruang pelayanan kesehatan, zakat para dokter kini mengalir ke ruang-ruang kelas guna menjaga nyala ilmu dan merawat masa depan generasi bangsa (bams)