KOTA MALANG – Mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama libur panjang Imlek 2026 yang berdekatan dengan momentum menjelang Ramadhan, jajaran Satuan Lalu Lintas menyiagakan puluhan personel di sejumlah titik strategis.
Sedikitnya 70 anggota diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, terutama di kawasan yang dinilai rawan kepadatan pada Senin (16/02/2026).
Kasat Lantas , AKP Rio Angga Prasetyo, menjelaskan bahwa pengamanan dipusatkan di Simpang 3 Jalan Ahmad Yani depan Malang Creative Center (MCC), kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat, serta Jalan Laksamana R.E. Martadinata yang menjadi akses menuju Klenteng Eng An Kiong.
Menurutnya, Simpang 3 Ahmad Yani merupakan jalur vital yang menghubungkan arus kendaraan dari arah Surabaya melalui Exit Tol Singosari menuju pusat Kota Malang. Jalur tersebut juga menjadi akses utama menuju Kota Batu melalui Karanglo.
“Kami menyiagakan sekitar 70 personel untuk mengantisipasi kemacetan di Simpang 3 MCC, Kayutangan, dan depan Klenteng Eng An Kiong. Jika terjadi penumpukan, kami akan lakukan rekayasa lalu lintas,” ujar Rio, Senin (16/2/2026).
Ia menambahkan, rekayasa arus akan diterapkan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan, khususnya dari pintu masuk kota hingga kawasan Jalan Letjen S. Parman.
Dalam skema tersebut, kendaraan dari arah utara akan dialihkan melalui Simpang Borobudur guna memecah kepadatan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Selain itu, kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat yang dikenal sebagai destinasi wisata, serta Jalan R.E. Martadinata sebagai jalur utama menuju wilayah timur Kota Malang, turut menjadi perhatian khusus. Kedua lokasi ini kerap dipadati wisatawan maupun warga saat momen libur panjang.
Meski secara umum kondisi lalu lintas masih relatif lancar, kepadatan mulai terpantau di sekitar Jembatan Brantas, Jalan Majapahit menuju Kayutangan, serta persimpangan Basuki Rahmat arah Bromo dan Semeru.
Kehadiran personel di lapangan disebut sebagai bagian dari pelayanan humanis kepolisian untuk memastikan aktivitas masyarakat selama masa libur tetap aman, tertib, dan kondusif. (Junaedi)











